Toyota Kijang Super 2026 Ternyata Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya

Toyota Kijang Super 2026 Ternyata Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya

Kabar mengenai Toyota Kijang Super 2026 yang disebut-sebut telah meluncur resmi dipastikan tidak benar alias hoaks.-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Kabar mengenai Toyota Kijang Super 2026 yang disebut-sebut telah meluncur resmi dipastikan tidak benar alias hoaks.

Hingga Desember 2025, Toyota tidak pernah mengumumkan, merilis, maupun membuka pemesanan model Kijang Super generasi terbaru dalam bentuk apa pun.

Indikasi Informasi Menyesatkan

Penelusuran terhadap berbagai konten yang beredar menunjukkan bahwa klaim “Kijang Super 2026” bersumber dari kanal YouTube tidak terverifikasi, situs penggemar, dan unggahan media sosial tanpa rujukan resmi.

BACA JUGA:Toyota Kijang Super 2026: Kabin Luas, Mesin Hybrid, Fitur Keselamatan Lengkap

BACA JUGA:Rumor Toyota Kijang Super 2026 Menguat, Perpaduan Desain Klasik dan Teknologi Modern

Materi visual yang ditampilkan umumnya berupa render CGI, hasil manipulasi digital, atau modifikasi gambar model lama yang diberi sentuhan desain modern seperti lampu LED, mesin hybrid, hingga interior futuristik.

Seluruh konten tersebut tidak disertai rilis pers, pernyataan resmi pabrikan, maupun konfirmasi dari jaringan diler Toyota di Indonesia.

Klarifikasi Lini Produk Toyota

Berdasarkan informasi dari kanal resmi Toyota, Kijang Super memang pernah menjadi MPV legendaris di Indonesia pada periode 1990–2004.

BACA JUGA:Interior Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Naik Kelas: Mewah, Canggih, dan Super Nyaman untuk Keluarga Modern

BACA JUGA:Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid: Skema Kredit Akhir 2025 Kian Menarik, Cicilan Mulai Rp 6 Jutaan

Namun, hingga kini tidak ada rencana kebangkitan model tersebut untuk tahun 2026.

Sebaliknya, Toyota fokus memasarkan MPV generasi terbaru yang sudah tersedia secara resmi, seperti Toyota Innova Zenix dengan teknologi hybrid, serta Toyota Avanza yang menyasar segmen keluarga menengah.

Dengan demikian, klaim mengenai Toyota Kijang Super versi 2026 dapat dipastikan sebagai informasi palsu yang tidak memiliki dasar faktual.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: