BRIGuna Karya: Solusi Pinjaman BRI untuk PNS, PPPK, TNI, dan Polri Aktif
Bank Rakyat Indonesia (BRI) membuka akses pinjaman Non KUR bagi kalangan aparatur negara, termasuk ASN, TNI, Polri, PNS, dan PPPK, melalui produk kredit konsumtif BRIGuna.-Foto: IST-
SUMEKS RADIO - Bank Rakyat Indonesia (BRI) membuka akses pinjaman Non KUR bagi kalangan aparatur negara, termasuk ASN, TNI, Polri, PNS, dan PPPK, melalui produk kredit konsumtif BRIGuna.
Skema ini berbeda dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) karena tidak diperuntukkan bagi modal usaha dan memiliki plafon pinjaman yang jauh lebih besar, bahkan dapat melampaui Rp150 juta, tergantung hasil analisis kelayakan debitur dan kapasitas gaji.
Skema pinjaman yang tersedia
Salah satu produk utama yang menyasar pegawai berpenghasilan tetap adalah BRIGuna Karya. Kredit ini ditujukan bagi ASN, TNI, Polri, PNS, maupun PPPK aktif yang menerima gaji melalui sistem payroll BRI.
BACA JUGA:Bank BRI Buka Pinjaman Tanpa Agunan Khusus PNS dan PPPK, Plafon Tembus Rp250 Juta
BACA JUGA:Pinjaman Tanpa Agunan PNS PPPK Januari 2026: BRI dan BNI Tawarkan Bunga Rendah
Selain skema reguler, BRI juga kerap menghadirkan program promosi khusus bagi ASN dan aparat negara dengan suku bunga lebih kompetitif, namun tetap berada dalam kategori pinjaman Non KUR.
Plafon dan jangka waktu kredit
Dalam praktiknya, plafon BRIGuna Karya dapat mencapai ratusan juta rupiah, bahkan mendekati Rp500 juta untuk pegawai aktif yang memenuhi seluruh parameter analisis kredit.
Besaran ini sangat bergantung pada masa kerja, besaran gaji, dan rekam jejak kredit pemohon.
Sementara itu, tenor pinjaman bersifat fleksibel dan dapat diperpanjang hingga sekitar 15 tahun, disesuaikan dengan sisa masa kerja dan usia pensiun, sehingga cicilan bulanan tetap berada pada batas kemampuan bayar.
BACA JUGA:Pinjaman Tanpa Agunan di BRImo, PNS dan PPPK Bisa Ajukan Dana hingga Rp500 Juta
Untuk kebutuhan pinjaman di kisaran Rp150 juta, angka tersebut masih tergolong wajar dan umum disetujui bagi pegawai dengan pendapatan tetap serta histori kredit yang sehat.
Persyaratan utama pemohon
BRI mensyaratkan status pegawai aktif yang dibuktikan dengan dokumen kepegawaian resmi, seperti SK pengangkatan atau SK PPPK, serta tidak sedang berada dalam masa percobaan.
Selain itu, gaji pemohon harus masuk ke rekening BRI atau dialihkan ke BRI karena mekanisme pembayaran cicilan dilakukan melalui pemotongan gaji otomatis (autodebet).
Dokumen pendukung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: