Batu Akik Langka Diproyeksi Tetap Mahal Sepanjang 2026, Kolektor Masih Berburu

Batu Akik Langka Diproyeksi Tetap Mahal Sepanjang 2026, Kolektor Masih Berburu

Pasar batu akik diperkirakan tetap menunjukkan performa kuat sepanjang 2026.-Foto: IST-

SUMATERAEKSPRES.IDPasar batu akik diperkirakan tetap menunjukkan performa kuat sepanjang 2026.

Sejumlah jenis batu mulia dan batu akik langka diproyeksikan mempertahankan harga tinggi, bahkan berpotensi mengalami kenaikan, seiring terbatasnya pasokan alam, konsistensi minat kolektor, serta nilai simbolik dan spiritual yang melekat.

Pengamat batu mulia menilai tren batu akik tak lagi semata mengikuti euforia sesaat, melainkan telah bergeser menjadi instrumen koleksi bernilai investasi.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya transaksi batu berkualitas premium di pasar domestik maupun internasional, khususnya Asia dan Timur Tengah.

BACA JUGA:Kol Buntet: Batu Akik Misterius dengan Beragam Manfaat dan Energi Khusus

BACA JUGA:Farizon SuperVan 2026 Elektrik dengan Desain Modular Tanpa Batas dan Kecerdasan Digital Masa Depan

Daftar Batu Akik dengan Nilai Fantastis

Di jajaran teratas, Ruby masih menjadi primadona. Batu merah ini diperkirakan dibanderol hingga Rp100 juta per karat untuk kualitas unggulan.

Selain faktor kelangkaan, ruby juga dipercaya merepresentasikan energi keberanian, kekuatan, dan vitalitas, sehingga diminati lintas generasi.

Sementara itu, Emerald (zamrud) menempati posisi berikutnya dengan estimasi harga mencapai Rp150 juta per karat.

Batu berwarna hijau ini kerap diasosiasikan dengan keseimbangan emosional, kesehatan, dan keberuntungan, menjadikannya buruan utama kolektor kelas atas.

BACA JUGA:Innova Zenix Hybrid, MPV Keluarga Naik Kelas, Irit Tanpa Kehilangan Gengsi

BACA JUGA:Bunga Cuma 6 Persen! Bank Sumsel Babel Kembali Salurkan KUR 2026, UMKM Sumsel–Babel Siap Naik Kelas

Jenis Batu Akik Lain yang Diprediksi Bersinar

Tak hanya batu internasional, sejumlah batu lokal juga menunjukkan tren positif:

  • Bacan Gulau motif tempurung kura-kura tercatat pernah terjual di kisaran Rp250–350 juta per butir. Pola unik dan ketersediaan terbatas membuatnya diprediksi tetap eksklusif di kalangan kolektor elite.

  • Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

    Sumber: