Isuzu Panther Reborn 2026: Kembali dengan Mesin Diesel Modern yang Lebih Bertenaga dan Irit

Isuzu Panther Reborn 2026: Kembali dengan Mesin Diesel Modern yang Lebih Bertenaga dan Irit

Isuzu resmi menghidupkan kembali nama besar Panther melalui Isuzu Panther Reborn 2026, sebuah MPV diesel yang dirancang menjawab kebutuhan keluarga dan pelaku u-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Isuzu resmi menghidupkan kembali nama besar Panther melalui Isuzu Panther Reborn 2026, sebuah MPV diesel yang dirancang menjawab kebutuhan keluarga dan pelaku usaha di Indonesia.

Mengusung teknologi mesin terbaru, Panther generasi anyar ini tetap setia pada karakter utamanya: tangguh, irit bahan bakar, dan andal untuk berbagai kondisi jalan.

Di balik kap mesin, Panther Reborn 2026 mengandalkan mesin diesel 1.9 liter turbo common rail berkode RZ4E-TC, unit yang sama dengan yang digunakan pada Isuzu D-Max dan MU-X terbaru.

Mesin empat silinder ini dirancang untuk menghadirkan torsi besar sejak putaran rendah, menjadikannya ideal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh dengan muatan penuh.

BACA JUGA:Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir dengan Fitur Keselamatan Modern, MPV Diesel Keluarga Kini Lebih Aman

BACA JUGA:Harga Mobil Bekas Isuzu Panther vs Innova Reborn Awal 2026: Selisih Jelas di Pasar Diesel

Dari sisi performa, mesin 1.9L tersebut mampu memproduksi tenaga hingga 150 PS serta torsi puncak 350 Nm.

Karakter torsi besar di putaran bawah membuat akselerasi terasa lebih responsif, terutama saat membawa penumpang penuh atau melibas tanjakan.

Kombinasi ini juga membuat Panther tetap nyaman dikendarai di lalu lintas perkotaan maupun di jalur antarkota.

BACA JUGA:Harga Isuzu Panther Bekas Awal 2026 Masih Stabil, Dipengaruhi Tahun dan Kondisi

BACA JUGA:Kredit Daihatsu Sigra 2026 DP Ringan: Cicilan Mulai Rp3 Jutaan, Ini Simulasinya

Spesifikasi Teknis yang Lebih Maju

Mesin Isuzu Panther Reborn 2026 memiliki kapasitas 1.900 cc, berkonfigurasi DOHC dan dilengkapi intercooler turbo untuk menjaga suhu udara tetap optimal.

Sistem common rail direct injection yang digunakan telah memenuhi standar emisi Euro 5, sekaligus meningkatkan efisiensi pembakaran dan menekan emisi gas buang.

Dalam kondisi penggunaan normal, konsumsi bahan bakarnya diklaim berada di kisaran 12–16 km per liter, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait