Daihatsu Terios 2026 vs Toyota Rush 2026: Kembar Mesin, Sejajar Performa

Daihatsu Terios 2026 vs Toyota Rush 2026: Kembar Mesin, Sejajar Performa

Daihatsu Terios 2026 dan Toyota Rush 2026 kembali menegaskan statusnya sebagai saudara kembar di segmen SUV ladder-frame ringan-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Daihatsu Terios 2026 dan Toyota Rush 2026 kembali menegaskan statusnya sebagai saudara kembar di segmen SUV ladder-frame ringan. Keduanya dikembangkan dari platform yang sama dan diproduksi di Indonesia, sehingga tidak mengherankan jika spesifikasi mesin, karakter performa, hingga rasa berkendara nyaris identik.

Perbedaan di antara keduanya lebih banyak bersifat kosmetik dan positioning merek, bukan pada aspek teknis inti.

Spesifikasi Mesin Identik

Baik Terios maupun Rush 2026 dibekali mesin bensin 1.5 liter empat silinder segaris berkode 3NR-VE.

Unit ini telah mengadopsi teknologi Dual VVT-i yang berfungsi mengoptimalkan bukaan katup demi keseimbangan performa dan efisiensi bahan bakar. Kapasitas silinder tercatat 1.496 cc dengan sistem suplai bahan bakar injeksi elektronik.

BACA JUGA:Panther Reborn 2026 Andalkan Jantung Pacu Turbo

BACA JUGA:Mobil Diesel Lebih Hemat dari Bensin? Simulasi Biaya Tahunan Ini Bikin Kaget

Output tenaga maksimum berada di kisaran 104 hp pada 6.000 rpm, sementara torsi puncak mencapai 136 Nm pada 4.200 rpm. Rasio kompresi 11,0:1 turut mendukung karakter mesin yang responsif di putaran menengah, cocok untuk kebutuhan mobil keluarga tujuh penumpang.

Karakter Performa dan Konsumsi BBM

Dalam pengujian performa, akselerasi dari 0–100 km/jam dicapai dalam rentang 12 hingga 13 detik, dengan kecepatan puncak mendekati 170 km/jam pada kondisi ideal.

Angka tersebut tergolong wajar mengingat bobot kendaraan yang berada di kisaran 1.200 kg serta konfigurasi sebagai SUV berkapasitas besar.

BACA JUGA:Mobil Diesel: Kuat, Irit, Tapi Bukan Tanpa Kekurangan

BACA JUGA:Isuzu Panther: Legenda Diesel Irit dan Bandel yang Sulit Tergantikan

Efisiensi bahan bakar rata-rata berada di kisaran 10–12 km/liter untuk penggunaan kombinasi, dengan performa terbaik saat melaju konstan di jalan tol.

Pada penggunaan perkotaan, konsumsi BBM cenderung turun ke angka 8–10 km/liter akibat beban kendaraan dan kondisi lalu lintas padat.

Sasis, Suspensi, dan Sistem Pengereman

Dari sisi teknis kaki-kaki, tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya. Suspensi depan menggunakan MacPherson strut, sementara bagian belakang mengandalkan torsion beam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait