Solar Subsidi Dibatasi, Isuzu Panther Tertekan: Mobil Diesel Keluarga Mulai Ditinggalkan?

Solar Subsidi Dibatasi, Isuzu Panther Tertekan: Mobil Diesel Keluarga Mulai Ditinggalkan?

Solar Subsidi Dibatasi, Isuzu Panther Tertekan: Mobil Diesel Keluarga Mulai Ditinggalkan?gbr.sumeks radio--

SUMEKS RADIO - Mobil diesel pribadi yang dulu identik dengan irit, bandel, dan cocok untuk keluarga kini mulai kehilangan pamor. Salah satu contoh paling nyata adalah Isuzu Panther, MPV diesel legendaris yang pernah merajai pasar mobil keluarga Indonesia.

Namun, sejak pembatasan solar subsidi diberlakukan, posisi mobil diesel pribadi semakin terjepit.

Biaya operasional melonjak, akses BBM murah dipersempit, dan konsumen pun mulai berpaling ke mobil bensin, hybrid, hingga kendaraan listrik.

BACA JUGA:Panther Reborn 2026 Andalkan Jantung Pacu Turbo

BACA JUGA:Isuzu Panther: Legenda Diesel Irit dan Bandel yang Sulit Tergantikan

Pembatasan Solar Subsidi Jadi Titik Balik Mobil Diesel Pribadi

Selama bertahun-tahun, keunggulan utama mobil diesel seperti Panther adalah konsumsi BBM yang hemat berkat solar subsidi. Kini, keunggulan itu perlahan menghilang.

Solar subsidi diprioritaskan untuk:

  • Angkutan umum
  • Logistik dan transportasi barang
  • Sektor strategis tertentu

Sementara mobil pribadi diesel tak lagi leluasa mengakses solar subsidi, sehingga harus beralih ke BBM non-subsidi seperti Dexlite atau Pertamina Dex dengan harga jauh lebih mahal.

BACA JUGA:Isuzu Panther 2026: Mimpi Para Pecinta Diesel yang Tak Rela Raja Torsi Pensiun

BACA JUGA:Isuzu Panther 2026: Nostalgia Raja Diesel yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi

Biaya Operasional Naik, Keunggulan “Irit” Hilang

Ketika harus menggunakan solar non-subsidi, biaya harian mobil diesel pribadi meningkat signifikan.

Kondisi ini membuat konsumen mulai bertanya ulang: “Masih worth it pakai diesel?”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait