Jangan Asal Klik! Begini Cara Mengenali Tautan DANA Kaget Abal-Abal

Jangan Asal Klik! Begini Cara Mengenali Tautan DANA Kaget Abal-Abal

link DANA Kaget palsu, penipuan saldo gratis, phishing dompet digital, ciri link DANA palsu, modus kejahatan siber, keamanan transaksi digital, bahaya malware finansial, DANA Protection,-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Fenomena tautan palsu berkedok “DANA Kaget” kembali marak dan menyasar pengguna dompet digital yang tergiur iming-iming saldo gratis.

Modus ini memanfaatkan rasa penasaran korban dengan janji pembagian uang instan, padahal tujuan utamanya adalah mencuri data pribadi hingga menguras saldo.

Secara teknis, pelaku biasanya membuat halaman tiruan yang menyerupai tampilan resmi aplikasi DANA.

Sekilas terlihat meyakinkan, namun jika diteliti, alamat domainnya berbeda dari situs resmi.

BACA JUGA:Link DANA Kaget Minggu 15 Februari 2026

BACA JUGA:Tren Game Penghasil Saldo DANA per Februari 2026, Peluang Cuan dari Aktivitas Digital

Tautan asli hanya menggunakan domain resmi dengan protokol keamanan HTTPS. Sementara link palsu kerap memuat salah eja, penambahan huruf, penggunaan angka yang menyerupai huruf, atau bahkan tanpa sistem keamanan enkripsi.

Ciri lain yang patut diwaspadai adalah permintaan data sensitif. Tautan resmi tidak pernah meminta PIN, kode OTP, nomor KTP, maupun informasi rahasia lainnya melalui halaman web acak.

Begitu pengguna memasukkan data tersebut, pelaku dapat langsung mengambil alih akun dalam hitungan menit.

BACA JUGA:Vivo V70 dan V70 Lite Rilis Bulan Ini: HP Mewah Harga Terjangkau yang Siap Jadi Primadona 2026

BACA JUGA:Honda Brio Satya S CVT 2026, LCGC Makin Praktis, Iritnya Bisa 23 Km per Liter!

Selain itu, janji nominal yang tidak masuk akal menjadi indikator kuat adanya penipuan. Klaim pembagian saldo jutaan rupiah kepada ribuan orang sekaligus, disertai tekanan waktu seperti “klaim sekarang sebelum hangus”, merupakan pola umum rekayasa psikologis. Bahkan dalam beberapa kasus, korban diminta mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu dengan alasan biaya administrasi.

Dari sisi teknis, tautan resmi biasanya langsung mengarahkan pengguna ke aplikasi DANA yang terpasang di perangkat. Jika halaman yang muncul tampak asing, penuh iklan, atau tidak terhubung otomatis ke aplikasi, besar kemungkinan itu adalah situs tiruan.

Risiko yang mengintai bukan sekadar kehilangan saldo. Serangan phishing dapat mencuri username dan kata sandi, malware bisa menyusup melalui file tersembunyi, dan data pribadi korban berpotensi diperjualbelikan di forum gelap. Dampaknya dapat meluas hingga pencurian identitas dan penyalahgunaan data untuk tindak kriminal lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: