Tips Cerdas Menjalani Ramadan di Malaysia Tanpa Lemas dan Lesu

Tips Cerdas Menjalani Ramadan di Malaysia Tanpa Lemas dan Lesu

Berpuasa di Malaysia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga soal strategi menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca tropis yang panas dan lembap.-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Berpuasa di Malaysia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga soal strategi menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca tropis yang panas dan lembap.

Tanpa pengaturan pola makan dan aktivitas yang tepat, risiko dehidrasi hingga kelelahan dapat meningkat.

Sejumlah panduan kesehatan merekomendasikan langkah sederhana agar ibadah tetap lancar dan tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

BACA JUGA:Honda Brio 2026: Harga Bikin Kaget, Fitur Baru Bikin Ngiler! Tapi Ada Kelemahannya

BACA JUGA:Brio RS dan SE 2026 Apa Saja Improvement-nya? Ini Detail Lengkapnya!

Sahur Lebih Awal, Energi Lebih Stabil

Waktu sahur sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru. Bangun lebih awal memberi kesempatan memilih asupan bernutrisi seperti oatmeal, sayuran hijau, serta buah segar yang kaya serat.

Air putih minimal dua gelas dianjurkan untuk membantu menjaga keseimbangan cairan. Minuman berkafein sebaiknya dihindari karena dapat memicu pengeluaran cairan lebih cepat saat siang hari.

Pola Berbuka yang Terkontrol

Saat azan magrib berkumandang, berbukalah secara bertahap. Kurma dan air putih menjadi pilihan ideal untuk mengembalikan energi dengan cepat.

BACA JUGA:Jangan Sampai Saldo Raib! Tips Aman Klaim DANA Kaget Resmi

BACA JUGA:Link DANA Kaget Viral! Begini Cara Cepat Klaim Saldo Ratusan Ribu

Setelah itu, sup sayuran hangat dan roti gandum dapat menjadi menu lanjutan yang ringan bagi pencernaan. Makanan tinggi lemak, gorengan, atau hidangan manis berlebihan berpotensi menimbulkan rasa begah dan gangguan lambung.

Strategi Hidrasi Efektif

Menjaga kecukupan cairan menjadi kunci utama. Metode 2-4-2 dapat diterapkan: dua gelas saat sahur, empat gelas setelah berbuka hingga malam, dan dua gelas sebelum tidur. Pola ini membantu distribusi cairan lebih merata. Untuk menjaga kesegaran tubuh, mandi air sejuk atau memperbanyak wudu juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh.

Pilihan Menu Harian yang Lebih Sehat

Batasi konsumsi makanan olahan, tinggi gula, serta lemak jenuh. Perbanyak asupan serat dari sayur dan buah agar sistem pencernaan tetap lancar dan terhindar dari sembelit. Menu seimbang tidak hanya menjaga berat badan, tetapi juga membantu mempertahankan stamina selama Ramadan.

Aktivitas dan Busana yang Tepat

Di tengah suhu udara yang cenderung tinggi, pakaian longgar berbahan katun dengan warna cerah dapat membantu mengurangi rasa gerah. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selepas magrib cukup untuk menjaga kebugaran tanpa menguras energi. Tidur yang cukup, sekitar tujuh hingga delapan jam per hari, turut mendukung daya tahan tubuh selama berpuasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: