Anti Lemas di Jalan! Ini Menu Sahur Terbaik untuk Riding Saat Puasa

Anti Lemas di Jalan! Ini Menu Sahur Terbaik untuk Riding Saat Puasa

Menjaga stamina saat berkendara motor di tengah puasa bukan sekadar soal kenyang, melainkan strategi memilih asupan yang tepat sejak sahur-Foto: IST-

SUMEKS RADIO  - Menjaga stamina saat berkendara motor di tengah puasa bukan sekadar soal kenyang, melainkan strategi memilih asupan yang tepat sejak sahur.

Ahli gizi menekankan pentingnya kombinasi karbohidrat kompleks, protein berkualitas, serat, serta cairan dan elektrolit agar energi bertahan lebih lama dan tubuh tidak mudah kehilangan fokus di jalan.

Menu berbasis karbohidrat kompleks menjadi fondasi utama. Nasi merah atau oatmeal dinilai mampu melepaskan energi secara bertahap, berbeda dengan karbohidrat sederhana yang cepat meningkatkan lalu menurunkan gula darah.

Tambahan pisang dan selai kacang membantu memperkaya kalori sehat, sementara dada ayam rebus atau telur berperan menjaga cadangan glikogen tetap stabil sehingga tubuh tidak cepat lelah saat riding jarak jauh.

BACA JUGA:Cuma 50 Ribuan! Inspirasi Menu Iftar Lengkap untuk 4 Orang

BACA JUGA:Link DANA Kaget 20 Februari 2026: Masih Ada atau Sudah Ludes?

Asupan protein sebaiknya dilengkapi dengan sumber nabati maupun hewani seperti ikan, tahu, dan tempe. Kombinasi ini mendukung pemulihan otot sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.

Sayuran hijau, misalnya bayam dalam bentuk sup bening, menyumbang serat yang membantu pencernaan tetap lancar dan mengurangi rasa lemas selama perjalanan.

Faktor hidrasi juga tak boleh diabaikan. Minum air putih setidaknya dua hingga tiga gelas saat sahur membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Buah dengan kandungan air dan kalium tinggi, seperti semangka atau kurma, berfungsi mengganti elektrolit yang hilang dan menekan risiko kram otot ketika berkendara dalam waktu lama.

BACA JUGA:​Es Teler Sultan Kemewahan Berbuka Puasa

BACA JUGA:​ Honda E-Vo GT Evolusi Kecepatan Elektrik yang Tak Terbendung

Waktu makan turut menentukan performa. Disarankan sahur satu hingga dua jam sebelum mulai berkendara agar proses cerna lebih optimal.

Menghindari gorengan dan makanan tinggi gula berlebih dapat menjaga kestabilan energi. Alternatif praktis seperti roti gandum isi ayam dan sayur bisa menjadi pilihan ringkas namun tetap bernutrisi untuk memastikan stamina tetap prima sepanjang perjalanan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: