Lailatul Qadar: Malam Agung di Pengujung Ramadan yang Lebih Mulia dari Seribu Bulan

Lailatul Qadar: Malam Agung di Pengujung Ramadan yang Lebih Mulia dari Seribu Bulan

Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam yang diyakini hadir pada penghujung bulan Ramadan.-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam yang diyakini hadir pada penghujung bulan Ramadan.

Malam yang penuh kemuliaan ini dipercaya terjadi pada salah satu malam dalam sepuluh hari terakhir Ramadan dan menjadi momentum spiritual yang sangat dinantikan umat Muslim di seluruh dunia.

Dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Qadr, malam ini digambarkan memiliki keutamaan yang luar biasa karena nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.

Pada malam tersebut pula diyakini sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, para malaikat turun ke bumi dengan membawa berbagai ketetapan Allah hingga terbitnya fajar.

BACA JUGA:Xiaomi 17 Ultra by Leica Bikin Geger! Kamera 200MP Mekanik, Desain Kulit Premium, Harga Tembus Rp20 Juta

BACA JUGA:Kenapa THR 2026 Dipotong Pajak? Ini Penjelasan Lengkap PPh 21 yang Wajib Dipahami Karyawan

Arti dan Makna Lailatul Qadar

Secara etimologis, istilah Lailatul Qadar berasal dari bahasa Arab. Kata “lailah” berarti malam, sedangkan “qadar” dapat diartikan sebagai ketetapan, kemuliaan, atau kehormatan. Oleh karena itu, Lailatul Qadar sering dimaknai sebagai malam penentuan takdir.

Dalam keyakinan Islam, pada malam ini Allah menetapkan berbagai ketentuan penting bagi kehidupan manusia selama satu tahun ke depan.

Hal tersebut menjadikan malam ini sebagai waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta memperbaiki hubungan spiritual dengan Tuhan.

BACA JUGA:Xiaomi 17 Resmi di Indonesia! Flagship Compact Bertenaga Snapdragon 8 Elite, Harga Mulai Rp14 Juta

BACA JUGA:Yamaha NMAX 2026 Resmi Hadir: Skutik MAXi Makin Futuristik, Teknologi Canggih, dan Performa Lebih Halus

Waktu Terjadinya dan Tanda-Tanda

Meskipun sangat dimuliakan, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti. Dalam berbagai riwayat, malam ini diyakini lebih berpeluang terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.

Beberapa tanda yang sering disebutkan dalam berbagai riwayat antara lain langit yang tampak cerah, udara yang terasa sejuk dan tenang, serta tidak terlalu panas maupun dingin. Selain itu, pada pagi hari setelah malam tersebut, matahari dikatakan terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan.

Keutamaan Malam Penuh Berkah

Keutamaan Lailatul Qadar menjadikannya sebagai salah satu kesempatan paling berharga bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah. Setiap amal kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut diyakini mendapatkan pahala berlipat ganda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: