Yamaha RX King 2026: Warisan Legenda 2-Tak Kini Berdenyut dengan Mesin 155cc VVA Modern
Yamaha RX King 2026: Warisan Legenda 2-Tak Kini Berdenyut dengan Mesin 155cc VVA Modern-Foto: IST-
SUMEKS RADIO - Nama RX King sejak lama melekat kuat dalam sejarah otomotif Indonesia. Motor yang dulu dikenal sebagai “Raja Jalanan” ini identik dengan mesin 2-tak yang galak, suara khas, serta karakter akselerasi spontan. Kini, seiring perubahan regulasi emisi dan perkembangan teknologi, muncul kabar tentang Yamaha RX King 2026 yang membawa pendekatan berbeda: menggabungkan desain retro ikonik dengan mesin 4-tak modern berteknologi tinggi.
Motor generasi baru ini disebut menggunakan basis mesin Blue Core 155cc yang selama ini dikenal pada lini sport Yamaha seperti R15 dan MX King.
Transformasi tersebut bukan sekadar pergantian mesin, tetapi juga upaya menghadirkan kembali karakter agresif RX King dengan teknologi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan relevan dengan kebutuhan pengendara masa kini.
BACA JUGA: Triumph Tiger 1200 Penjelajahan Tanpa Batas dan Dominasi Medan Ekstrem
Evolusi Mesin: Dari 2-Tak Legendaris ke 4-Tak Modern
Jika RX King klasik terkenal dengan mesin 2-tak yang bertenaga namun boros dan sulit memenuhi standar emisi modern, versi 2026 justru mengadopsi mesin 155 cc satu silinder SOHC 4-katup dengan sistem pendingin cairan. Mesin ini dikembangkan menggunakan filosofi Blue Core, teknologi Yamaha yang dirancang untuk menyeimbangkan performa, efisiensi bahan bakar, dan emisi yang lebih rendah.
Mesin tersebut dilengkapi Fuel Injection (FI) yang memastikan pembakaran lebih presisi dibandingkan sistem karburator pada generasi lama. Dengan pendekatan ini, motor tidak hanya lebih irit bahan bakar, tetapi juga memiliki respons gas yang lebih stabil dalam berbagai kondisi berkendara.
BACA JUGA:Yamaha RX King 2026: Harga Tembus Rp35 Juta, Motor 2-Tak Legendaris yang Masih Diburu Kolektor
Spesifikasi Mesin yang Diklaim Tangguh
Secara teknis, mesin 155cc pada RX King versi terbaru memiliki konfigurasi yang cukup modern untuk kelasnya. Kapasitas silinder mencapai 155 cc dengan satu silinder, konfigurasi SOHC empat katup, serta sistem pendingin cairan untuk menjaga suhu mesin tetap stabil saat digunakan dalam perjalanan jauh.
Tenaga maksimum diperkirakan berada di kisaran 9,1 kW atau sekitar 12 hingga 17 HP, bergantung pada penyetelan varian yang digunakan. Tenaga tersebut muncul pada rentang 7.250 hingga 8.500 rpm, memberikan karakter mesin yang tetap responsif di putaran menengah hingga tinggi.
Sementara itu, torsi maksimum sekitar 13,3 hingga 13,8 Nm pada rentang 5.500 sampai 7.000 rpm. Angka ini menjadi kunci untuk menghadirkan akselerasi yang terasa kuat sejak putaran menengah—sebuah karakter yang selama ini menjadi ciri khas RX King di mata para penggemarnya.
Mesin ini memiliki ukuran diameter dan langkah piston 57,0 x 58,7 mm, dengan rasio kompresi 10,4:1. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan tenaga yang efisien sekaligus menjaga konsumsi bahan bakar tetap ekonomis.
Transmisi dan Kendali yang Lebih Halus
Untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang, Yamaha menyematkan transmisi manual 6 percepatan tipe constant mesh. Sistem ini memberikan perpindahan gigi yang presisi sekaligus mendukung karakter sport yang tetap melekat pada nama RX King.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: