Keanekaragaman Buah Langka Indonesia: Potensi Hayati yang Mulai Terlupakan
Selain flora dan fauna yang melimpah, kekayaan tersebut juga tercermin pada ragam buah-buahan unik dan langka-Foto: IST-
SUMEKS RADIO - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Selain flora dan fauna yang melimpah, kekayaan tersebut juga tercermin pada ragam buah-buahan unik dan langka yang tersebar di berbagai wilayah.
Sebagian besar buah ini tumbuh secara endemik di habitat tertentu, seperti hutan tropis yang lembap, sehingga keberadaannya jarang dijumpai di pasar modern maupun konsumsi sehari-hari masyarakat.
Minimnya eksposur dan distribusi membuat sejumlah buah khas Nusantara ini perlahan terlupakan, meskipun memiliki nilai rasa, gizi, dan potensi ekonomi yang tinggi.
BACA JUGA:Burgman Street 125 Bukan Skutik Biasa: Gaya Maxi, Harga Masuk Akal!
BACA JUGA:Minyak Anjlok, Rupiah Melemah! BI & Bank Sentral Dunia Kompak Perketat Kebijakan
Bisbul, Buah Eksotis dari Pohon Langka
Bisbul merupakan buah yang berasal dari pohon Diospyros blancoi. Nama “bisbul” merujuk pada bentuknya yang menyerupai bola bisbol.
Tanaman ini tergolong langka dan hanya dapat tumbuh optimal di wilayah tropis dengan tingkat kelembapan tinggi. Di Indonesia, keberadaannya masih dapat ditemukan di kawasan konservasi seperti kebun raya.
Buah ini memiliki tekstur lembut dengan aroma khas yang kuat.
BACA JUGA:Honda Jazz 2026 Resmi Kembali! Hatchback Legendaris Ini Kini Lebih Canggih, Irit, dan Super Gesit
BACA JUGA:Harga Bekas Suzuki XL7 2020 Maret 2026: Masih Jadi Primadona LSUV atau Mulai Ditinggalkan?
Munteh Intalum, Jeruk Liar dari Sulawesi
Munteh Intalum adalah jenis jeruk liar yang menjadi tanaman endemik Sulawesi Utara dan Gorontalo. Buah ini berwarna kuning cerah dengan kulit tebal dan mengandung banyak biji. Pohonnya relatif kecil, hanya mencapai tinggi sekitar lima meter. Meski tidak umum dikonsumsi secara luas, buah ini memiliki nilai ekologis penting sebagai bagian dari keanekaragaman hayati lokal.
Buah Manau, Si Kecil dari Rotan
Buah manau tumbuh pada tanaman rotan yang banyak ditemukan di wilayah Bangka, Belitung, dan Kalimantan. Secara fisik, buah ini menyerupai salak, namun berukuran lebih kecil dan berbentuk oval. Rasa buah manau cenderung pahit dan sepat, sehingga lebih sering diolah menjadi asinan daripada dikonsumsi langsung.
Matoa, Ikon Buah dari Papua
Matoa merupakan salah satu buah khas Papua yang cukup dikenal. Buah ini tumbuh pada pohon besar yang dapat mencapai tinggi hingga 18 meter. Saat matang, kulit buah berwarna kuning kecokelatan hingga kehitaman. Daging buahnya memiliki rasa manis yang unik, perpaduan antara kelengkeng dan rambutan, menjadikannya salah satu buah favorit di wilayah timur Indonesia.
Keledang, Alternatif Nangka dari Kalimantan
Keledang adalah buah langka yang berasal dari Kalimantan dan masih satu keluarga dengan nangka. Secara tampilan, keledang mirip nangka, namun memiliki tekstur dan cita rasa yang berbeda. Daging buahnya berwarna lebih cerah dengan rasa manis yang sering digambarkan sebagai perpaduan antara nangka dan manggis. Pohonnya dapat tumbuh tinggi hingga 40 meter di hutan tropis.
Gandaria, Buah Lokal yang Terancam Punah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: