Nostalgia Masa Kecil! Ini Dia Cara Bermain Cublak-Cublak Suweng yang Asyik Banget

Nostalgia Masa Kecil! Ini Dia Cara Bermain Cublak-Cublak Suweng yang Asyik Banget

Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng: Melatih Konsentrasi dan Kebersamaan Anak-Foto: IST-

SUMEKS RADIO - Cublak-Cublak Suweng merupakan salah satu permainan tradisional khas Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.

Permainan ini biasanya dimainkan secara berkelompok dan mengandalkan kekompakan, konsentrasi, serta kemampuan membaca gerak-gerik teman.

Selain menghibur, permainan ini juga sarat nilai edukatif seperti kejujuran, kesabaran, dan kerja sama.

Persiapan Permainan

Untuk memulai permainan, dibutuhkan sekitar 5 hingga 10 orang pemain.

BACA JUGA:Air Serai: Minuman Herbal Sederhana yang Ampuh Redakan Nyeri, Atasi Stres, dan Tingkatkan Imun Tubuh

BACA JUGA:Toyota Agya Mulai Rp 90 Jutaan! Mobil Mungil Irit & Stylish yang Jadi Andalan Warga Kota

Sebagai alat utama, digunakan benda kecil yang disebut “suweng”, yang bisa berupa kerikil, biji, atau kelereng.

Selanjutnya, para pemain menentukan siapa yang akan menjadi “Pak Empo” terlebih dahulu, biasanya melalui hompimpa atau undian sederhana.

Cara Bermain

Permainan dimulai dengan “Pak Empo” yang berbaring tengkurap di tengah lingkaran dengan mata tertutup.

BACA JUGA:Triumph Bonneville T120 sebagai Manifesto Elegansi Abadi dan Dominasi Karakter di Lintas Zaman

BACA JUGA:12 Game Jadul 90-an Ini Bikin Nostalgia Meledak, Nomor 5 Paling Bikin Kangen!

Sementara itu, pemain lain duduk melingkar di sekelilingnya sambil meletakkan telapak tangan terbuka di punggung Pak Empo.

Salah satu pemain yang bertugas sebagai pemimpin memegang suweng dan secara diam-diam memindahkannya dari satu tangan ke tangan lain sambil semua pemain menyanyikan lagu Cublak-Cublak Suweng. Lagu ini menjadi bagian penting karena membantu menyamarkan pergerakan suweng.

Ketika lagu mencapai bagian tertentu, suweng disembunyikan di tangan salah satu pemain. Seluruh pemain kemudian mengepalkan tangan dan berpura-pura menggoyangkannya agar tidak mudah ditebak. Setelah lagu selesai, Pak Empo bangun dan mencoba menebak siapa yang menyimpan suweng tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: