Sering Dengar Istilah SPL Saat Beli Wewangian? Ini Arti Sebenarnya!
Untuk menghindari kerugian saat membeli wewangian secara daring, para pecinta parfum pemula kini dapat memahami panduan tuntas mengenai arti SPL (Sillage, Projection, Longevity) hingga Decant sebelum memutuskan untuk melakukan blind buy.-Foto: Ist-
SUMEKSRADIONEWS.CO - Dunia wewangian atau fragrance saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama dengan meledaknya berbagai merek parfum lokal yang menawarkan kualitas internasional.
Namun, bagi para pemula yang baru saja terjun ke dalam hobi mengoleksi wewangian, bergabung dengan komunitas pecinta parfum (sering disebut fraghead) bisa jadi pengalaman yang membingungkan.
Berbagai istilah asing sering kali dilontarkan dalam ulasan atau rekomendasi.
Salah satu istilah yang paling sering diperdebatkan adalah "SPL".
BACA JUGA:Jangan Salah Beli, Kenali 8 Jenis Aroma Parfum Sesuai Kepribadianmu!
BACA JUGA:Rahasia Nasi Briani Super Lezat di Rumah: Resep Lengkap, Aroma Rempah Menggoda, Dijamin Anti Gagal!
Lantas, apa sebenarnya arti dari SPL dan istilah-istilah parfum lainnya? Mari kita bedah satu per satu agar Anda tidak lagi kebingungan saat memilih wewangian favorit.
Membedah Singkatan SPL: Sillage, Projection, dan Longevity
SPL adalah tolok ukur utama yang digunakan untuk menilai performa fisik dari sebuah parfum. Singkatan ini terdiri dari tiga elemen krusial:
- Sillage (Jejak Aroma): Berasal dari bahasa Prancis yang berarti jejak kapal di air atau jejak pesawat di udara. Dalam konteks wewangian, sillage (dibaca: siyazh) merujuk pada jejak Aroma yang tertinggal di udara setelah Anda berjalan melewati suatu ruangan. Jika Anda pernah mencium wangi seseorang yang baru saja melintas beberapa detik lalu, itulah yang disebut sillage yang kuat.
BACA JUGA:Kojima Kembali! Physint Bakal Dobrak Batas Antara Game dan Film Hollywood
- Projection (Pancaran): Berbeda dengan sillage yang membutuhkan pergerakan, projection adalah seberapa jauh aroma parfum Anda memancar atau tercium oleh orang lain saat Anda sedang berdiam diri. Parfum dengan projection yang "beast mode" (sangat kuat) bisa tercium dari jarak dua meter atau lebih, sementara yang projection-nya lemah hanya bisa tercium pada jarak intim (saat orang lain sangat dekat atau memeluk Anda).
- Longevity (Daya Tahan): Ini adalah indikator paling sederhana, yaitu berapa lama aroma wewangian tersebut mampu bertahan dan menempel di kulit atau pakaian Anda sejak pertama kali disemprotkan. Daya tahan ini bisa bervariasi mulai dari hitungan 2 jam hingga lebih dari 12 jam, tergantung pada jenis kulit, suhu udara, dan konsentrasi minyak parfum.
Mengenal Piramida Aroma (Notes)
Selain SPL, karakter wangi dari sebuah parfum dijelaskan melalui piramida aroma yang disebut Notes.
Layaknya sebuah lagu yang memiliki intro, reff, dan outro, wewangian juga memiliki fasenya sendiri:
- Top Notes (Head Notes): Aroma yang pertama kali tercium sesaat setelah parfum disemprotkan. Fase ini biasanya bertahan selama 15 hingga 30 menit. Aromanya cenderung segar, ringan, dan mudah menguap, seperti sitrus (jeruk, lemon) atau buah-buahan segar.
- Middle Notes (Heart Notes): Setelah top notes memudar, middle notes akan muncul dan menjadi karakter utama dari parfum tersebut. Aroma ini biasanya bertahan selama beberapa jam dan sering kali didominasi oleh wewangian bunga (floral) atau rempah (spices).
- Base Notes: Ini adalah fondasi dari sebuah parfum. Aroma ini baru akan tercium secara maksimal setelah beberapa jam pemakaian. Base notes bekerja sama dengan middle notes untuk menciptakan kedalaman wangi. Bahan yang sering digunakan adalah kayu-kayuan (woody), musk, vanilla, atau amber.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: