Selamat Tinggal IMAX? Disney Siapkan Layar Bioskop Terbesar di Dunia!

Selamat Tinggal IMAX? Disney Siapkan Layar Bioskop Terbesar di Dunia!

Developer indie Proto Division menghadirkan "Barfender" di platform Steam, sebuah game simulasi co-op manajemen bar yang menantang pemain untuk meracik pesanan sekaligus mengamankan pelanggan rusuh secara bersamaan.-Foto: Ist-

SUMEKS RADIONEWS - Selama beberapa dekade terakhir, ketika penonton membicarakan pengalaman menonton film paling epik, imersif, dan memanjakan mata, satu nama selalu mendominasi percakapan: IMAX.

Format layar raksasa ini telah lama menjadi standar emas bagi film-film blockbuster Hollywood untuk memberikan pengalaman sinematik yang tidak terlupakan di seluruh dunia.

Namun, tampaknya era monopoli dan kenyamanan tersebut akan segera menghadapi tantangan terbesarnya.

The Walt Disney Company, raksasa hiburan global yang tidak pernah berhenti berinovasi, dilaporkan tengah mengembangkan teknologi layar bioskop raksasa milik mereka sendiri.

BACA JUGA:Jangan Ngaku Animator Kalau Belum Paham 12 Prinsip Ajaib Ini!

BACA JUGA:Godot vs Unity: Mana yang Paling Pas untuk Programmer Amatiran?

Langkah ambisius ini secara luas diyakini sebagai strategi frontal untuk menyaingi, atau bahkan menumbangkan, dominasi IMAX di industri sinema global.

Kabar mengenai proyek super rahasia Disney ini mulai berhembus kencang di kalangan pengamat teknologi dan industri film.

Disney dikabarkan tidak sekadar ingin membuat layar yang ukurannya "besar", melainkan merancang sebuah ekosistem menonton yang secara fundamental akan mengubah cara kita berinteraksi dengan sebuah film teater.

Memiliki portofolio properti intelektual raksasa seperti Marvel Cinematic Universe (MCU), jagat antariksa Star Wars, hingga dunia Pandora yang memukau dalam franchise Avatar, Disney memiliki amunisi konten visual yang sangat luar biasa kuat.

BACA JUGA:Ngoding Tapi Seru? Ini Deretan Game Coding Steam 2026 yang Wajib Kamu Coba!

BACA JUGA:Game Over atau Game On? Jumanji: Open World Siap Invasi Dunia Nyata!

Selama ini, film-film epik tersebut selalu menjadi penyumbang pendapatan tiket terbesar bagi teater IMAX di seluruh penjuru dunia.

Dengan menciptakan format layar premium format besar (Premium Large Format) milik mereka sendiri, Disney diprediksi tidak hanya bertujuan memonopoli pengalaman menonton premium, tetapi juga secara strategis menyimpan seluruh margin keuntungan distribusi tanpa harus membagi pendapatan lisensi dengan pihak perusahaan lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: