Obesitas Meningkat, Risiko Diabetes di Indonesia Kian Mengkhawatirkan
Hampir seluruh penduduk Indonesia memiliki risiko terkena diabetes, terutama jika disertai obesitas dan pola hidup yang kurang sehat. Meski terdengar mengkhawatirkan, diabetes sebenarnya bisa dicegah dengan menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, me-foto: ist-
SUMEKSRADIO-Diabetes mellitus masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan di Indonesia.
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa hampir seluruh masyarakat Indonesia sebenarnya memiliki bakat atau potensi mengalami diabetes, terutama diabetes tipe 2.
Risiko tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik, pola makan, gaya hidup, hingga meningkatnya angka obesitas yang kini menjadi perhatian serius.
Obesitas menjadi salah satu faktor terbesar yang mempercepat munculnya diabetes.
BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya Air Mineral dan Air Putih Biasa
BACA JUGA:Rekomendasi Handheld PC yang Layak Masuk Wishlist Gamer Tahun Ini
Kondisi ini terjadi ketika tubuh memiliki penumpukan lemak berlebih sehingga mengganggu kerja hormon insulin.
Akibatnya, kadar gula dalam darah sulit dikendalikan dan lama-kelamaan dapat berkembang menjadi diabetes apabila tidak ditangani dengan baik.
Perubahan gaya hidup masyarakat modern turut berkontribusi terhadap meningkatnya angka obesitas.
Konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak semakin tinggi, sementara aktivitas fisik justru semakin berkurang.
BACA JUGA:Kebakaran Kabel Picu Gangguan Internet, Momen Piala Dunia Ikut Terganggu
BACA JUGA:Kabar Duka! Komedian Temon Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Indonesia Berduka
Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer, bekerja dari rumah, atau menggunakan kendaraan untuk perjalanan yang sebenarnya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Selain obesitas, faktor keturunan juga memiliki peran penting.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: