RayNeo iO, Kacamata AI Cuma 33 Gram untuk Produktivitas Sehari-hari

RayNeo iO, Kacamata AI Cuma 33 Gram untuk Produktivitas Sehari-hari

RayNeo iO Tawarkan Terjemahan Real-Time 55 Bahasa dalam Bingkai Ringan-foto:gpt-

SUMEKSRADIO - RayNeo memperluas lini perangkat wearable dengan memperkenalkan RayNeo iO Smart Glasses, kacamata pintar yang dirancang untuk produktivitas sehari-hari.

Berbeda dari banyak smart glasses yang mengandalkan kamera dan speaker, perangkat ini mengambil pendekatan lebih sederhana dengan mengutamakan tampilan informasi, kecerdasan buatan, serta interaksi berbasis suara dan gestur.

RayNeo iO dijadwalkan mulai tersedia secara resmi pada 4 September 2026 melalui kanal penjualan RayNeo dan Amazon.

Produk ini juga akan diperlihatkan secara langsung dalam ajang IFA 2026 di Berlin, yang berlangsung 4-8 September. 

BACA JUGA:Sisa Kuota Tak Lagi Hangus? Putusan MK Siap Orak-Arik Peta Bisnis Operator Seluler!

BACA JUGA:Jejak Industri Furnitur Hunian: Mengurai Alasan Sofa Jadi Pusat Perhatian Interior Modern

Dengan bobot hanya 33 gram, RayNeo menempatkan iO sebagai perangkat yang dapat digunakan dalam aktivitas kerja dalam waktu lama.

Bingkai menggunakan material AZ91D magnesium-aluminium alloy, sementara kedua tangkainya memanfaatkan titanium kelas aerospace.

Distribusi bobot dibuat 50:50 antara bagian depan dan belakang agar tekanan pada hidung dan telinga dapat diminimalkan. 

Daya tarik utama RayNeo iO berada pada layar heads-up display atau HUD.

BACA JUGA:Harga Kartu Langganan LRT Palembang Terbaru dan Syarat Pendaftarannya

BACA JUGA:MUI Tegas soal Koruptor: Hukuman Mati Kembali Masuk Perdebatan

Perangkat menggunakan Firefly Nano Engine berukuran hanya 0,085 cc dengan tampilan hijau monokrom.

Sistem tersebut dipadukan dengan Blue Lake diffractive waveguide yang diklaim memiliki tingkat transparansi optik hingga 97 persen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: