Recall EV Terbesar di China: 4,3 Juta Mobil Tesla, Xiaomi hingga XPeng Ditarik

Recall EV Terbesar di China: 4,3 Juta Mobil Tesla, Xiaomi hingga XPeng Ditarik

Recall EV Terbesar China Capai 4,3 Juta Unit, Tesla Jadi Penyumbang Terbesar-foto:gpt-

SUMEKSRADIO - Industri kendaraan listrik China menghadapi salah satu kampanye recall terbesar dalam sejarahnya.

Sedikitnya 4,3 juta kendaraan dari sembilan produsen ditarik kembali karena masalah pada mekanisme pembuka pintu mekanis darurat yang dinilai sulit ditemukan atau dioperasikan dalam kondisi tertentu.

Data pengajuan recall yang dihimpun dari regulator China, State Administration for Market Regulation (SAMR), menunjukkan total sekitar 4.275.743 kendaraan masuk dalam sembilan kampanye recall terkait masalah tersebut.

Merek yang terdampak antara lain Tesla, Xiaomi, Leapmotor, XPeng, Zeekr, Chery, Dongfeng, Arcfox, dan FAW.

BACA JUGA:Bayt al-Hikmah Terulang? Saat Kecerdasan Buatan Melahap dan Memusnahkan Koleksi Buku Langka

BACA JUGA:Lepas dari Tekanan 9-to-5: Menyingkap Rahasia Gen Z Lebih Bahagia Jadi Content Creator

Masalah utama bukan berarti seluruh pintu kendaraan gagal dibuka secara normal.

Persoalannya berada pada mekanisme pelepasan pintu secara manual yang menjadi cadangan ketika sistem kelistrikan kendaraan tidak dapat bekerja.

Dalam kecelakaan berat, terutama ketika sistem kelistrikan tegangan rendah mengalami gangguan, penumpang atau petugas penyelamat dapat kesulitan menemukan mekanisme tersebut.

Pada sejumlah kendaraan, warna atau posisi tuas darurat terlalu menyatu dengan panel interior sehingga tidak langsung terlihat.

BACA JUGA:Mengenal Laptop Axioo, Produk Lokal dengan Performa Kompetitif

BACA JUGA:Shopee 9.9 2026 Digelar, Gandeng Naykilla dan Tenxi Bawa Warna Baru

Tesla menjadi penyumbang terbesar dalam kampanye tersebut. Total 2.975.910 unit kendaraan masuk recall khusus terkait mekanisme pelepasan pintu darurat.

Jumlah tersebut mencakup Model 3 dan Model Y produksi China, serta sejumlah Model 3, Model X dan Model S impor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: