Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah terlalu tinggi, yang dapat merusak jantung, arteri, ginjal, dan organ lainnya.
Ini adalah kondisi yang sering kali tidak memiliki gejala yang jelas, tetapi bisa sangat berbahaya jika tidak dikelola dengan baik.
Selain itu, konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan, yang memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke.
Bagi penderita darah rendah, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam konsumsi garam untuk menghindari risiko-risiko ini.
BACA JUGA:Rambutan: Manisnya Buah Tropis yang Penuh Nutrisi, Namun Perlu Dibatasi Konsumsinya
BACA JUGA:Lemon dan Jambu Biji, Kombinasi Ampuh untuk Membersihkan Usus secara Alami
Mengontrol Asupan Garam
Mengontrol asupan garam bukan berarti menghilangkan garam sepenuhnya dari diet.
Sebaliknya, ini tentang memahami jumlah yang tepat dan memilih sumber makanan yang sehat.
Penderita hipotensi sebaiknya tidak bergantung pada makanan olahan atau cepat saji, yang sering kali mengandung garam dalam jumlah tinggi.
Sebaliknya, mereka harus memilih makanan segar dan memasak makanan sendiri untuk memastikan kontrol yang lebih baik atas kandungan garam.
BACA JUGA:Bikin Diet Jadi Lezat! Resep Tumis Ayam Jamur Rendah Kalori yang Gak Kalah Enak
BACA JUGA:6 Resep Makanan Rendah Kalori 2025: Lezat, Sehat, dan Mudah Dibuat! No. 3 Oat Egg Roll Wajib Dicoba!
Menggunakan garam beryodium juga dianjurkan karena membantu memenuhi kebutuhan yodium tubuh, yang penting untuk fungsi tiroid yang sehat.
Selain itu, menambahkan garam ke makanan secara bertahap dan mencicipi sebelum menambahkan lebih banyak bisa menjadi langkah yang baik untuk mencegah konsumsi berlebihan.
Alternatif untuk Menambah Rasa Tanpa Garam Berlebihan