Hotel Gantung Purwakarta: Sensasi Menginap di Ketinggian yang Kini Tinggal Kenangan

Selasa 25-03-2025,12:15 WIB
Reporter : Nuri Fransisca
Editor : Nuri Fransisca

Dampak Pandemi dan Penutupan Hotel

Meskipun sempat menarik banyak perhatian, Hotel Gantung Purwakarta tidak mampu bertahan dari dampak pandemi COVID-19.

Pembatasan perjalanan dan penurunan jumlah wisatawan membuat operasional hotel ini tidak lagi berkelanjutan. Setelah beberapa waktu berusaha bertahan, akhirnya hotel ini resmi ditutup.

Tak hanya faktor ekonomi, perawatan hotel ini juga membutuhkan biaya besar.

Mengingat posisinya yang menggantung di tebing, perawatan keamanan dan kebersihan kamar menjadi tantangan tersendiri.

BACA JUGA:Lezatnya Gulai Ikan Palembang, Pilihan Menu Buka Puasa yang Menggugah Selera

BACA JUGA:Depok Fantasi Waterpark: Dari Kejayaan hingga Hilang Tanpa Jejak

Setelah ditutup, kapsul-kapsul hotel pun dilepas dari tebing Gunung Parang, mengakhiri cerita uniknya sebagai hotel ekstrem di Indonesia.

Gunung Parang, Tetap Menjadi Primadona bagi Pencinta Alam

Meskipun Hotel Gantung Purwakarta telah tiada, Gunung Parang tetap menjadi destinasi favorit bagi para pendaki dan pencinta olahraga panjat tebing.

Gunung setinggi 963 meter di atas permukaan laut ini dikenal sebagai salah satu lokasi panjat tebing terbaik di Indonesia.

Bagi wisatawan yang masih ingin merasakan pengalaman mendaki via ferrata, jalur yang sebelumnya digunakan untuk menuju hotel tetap bisa dinikmati.

BACA JUGA:Kue Lapis Kojo: Lezatnya Kuliner Palembang yang Ikonik, Cocok untuk Berbuka Puasa

BACA JUGA:Taman Ria Senayan: Dari Lagu Rhoma Irama hingga Mall Mewah Senayan Park

Selain itu, kawasan ini juga menawarkan berbagai aktivitas outdoor seperti camping, hiking, dan rock climbing dengan pemandangan indah Purwakarta dari ketinggian.

Kenangan yang Tak Terlupakan

Kategori :