Selain memberikan pelatihan individu, program ini juga bertujuan membangun ekosistem bisnis yang lebih solid.
Dengan adanya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor swasta, ekosistem bisnis di Indonesia akan semakin berkembang.
BACA JUGA:Ikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Pengusaha Seni Ukir Jepara Tembus Pasar Global
BACA JUGA:BRI Perkuat Komitmen ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, Dorong Investasi Ramah Lingkungan
5. Menyediakan Akses Pendanaan untuk UMKM
Salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan modal.
Pemerintah berharap bahwa dengan adanya program ini, peserta dapat lebih mudah mengakses pendanaan dari bank, investor, atau program bantuan lainnya.
Langkah-Langkah yang Akan Ditempuh
Untuk mencapai target tersebut, Kementerian UMKM telah menyiapkan serangkaian langkah strategis, antara lain:
Peningkatan Kapasitas Pelatihan: Menambah jumlah sesi pelatihan dan memperbanyak mentor serta fasilitator yang berpengalaman di bidang bisnis.
BACA JUGA:BRI Raih 5 Penghargaan di RBI Asia Trailblazer Awards 2025: Bukti Komitmen UMKM & Keberlanjutan
BACA JUGA:Inilah Syarat Ketat UMKM Kelola Tambang: Tak Cukup Hanya Punya Lahan!
Penyediaan Modul Digital: Mengembangkan materi pelatihan dalam bentuk digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Kolaborasi dengan Startup dan Korporasi: Mengajak perusahaan besar dan startup untuk berbagi pengalaman serta memberikan peluang kolaborasi bagi UMKM baru.
Kemudahan Perizinan dan Legalitas Usaha: Memfasilitasi peserta program dalam mengurus izin usaha serta mendapatkan perlindungan hukum.
Penyelenggaraan Pameran dan Expo UMKM: Memberikan ruang bagi peserta untuk memamerkan produk mereka kepada calon pelanggan dan investor potensial.