Xpander Cross mengandalkan mesin 1.5L MIVEC dengan tenaga 105 PS dan torsi 141 Nm.
Karakter tarikan terasa lebih spontan, cocok untuk lalu lintas perkotaan.
Konsumsi bahan bakar juga relatif efisien, sekitar 12,4 km/l dalam kondisi kota.
Sistem FWD membuat perawatan lebih sederhana dan ramah untuk pemakaian harian.
Toyota Rush dibekali mesin 1.5L Dual VVT-i dengan tenaga 104 PS dan torsi 136 Nm.
Meski tenaga di atas kertas sedikit lebih kecil, karakter RWD memberikan keunggulan saat melibas tanjakan atau jalan dengan beban penuh.
Konsekuensinya, konsumsi BBM di dalam kota cenderung lebih boros, berada di kisaran 10 km/l.
BACA JUGA:Perbandingan Toyota Rush 2026 vs Toyota Kijang Super 2026: SUV Ringkas atau MPV Keluarga?
BACA JUGA:Harga Toyota Rush 2026 Diprediksi Mulai Rp 295 Jutaan, SUV Keluarga Favorit Siap Tampil Lebih Modern
Fitur Keselamatan dan Akomodasi: Rush Unggul Airbags
Pada aspek keselamatan, Xpander Cross vs Toyota Rush menampilkan pendekatan yang berbeda.
Xpander Cross sudah dibekali fitur standar seperti Active Stability Control, ABS, EBD, Dual Airbags, serta Hill Start Assist.
Keunggulan lain terletak pada kepraktisan kabin, dengan total 16 kompartemen penyimpanan kecil dan power outlet yang tersedia hingga baris belakang.
Toyota Rush membalas lewat sektor keamanan pasif.
Total 6 airbags menjadi nilai jual utama, ditambah indikator sabuk pengaman untuk seluruh penumpang.
Namun, kelengkapan seperti power outlet tiga baris hanya tersedia di varian tertinggi.