Desain dapur minimalis tidak lagi terpaku pada putih dan abu-abu.
Video ini justru menampilkan keberanian bermain warna:
- Navy blue + marmer untuk kesan elegan modern
- Kuning cerah + kayu gelap ala dapur tropis Bali
- Olive green yang earthy, adem, dan menenangkan
Triknya bukan pada warna itu sendiri, melainkan porsi pemakaian.
Warna bold hanya dijadikan aksen atau kabinet utama, bukan memenuhi seluruh ruang.
BACA JUGA:Bongkar Rahasianya! Northern Home Improvement Jadi Jagoan Renovasi Rumah yang Sulit Ditandingi
BACA JUGA:Renovasi Rumah Nggak Harus Mahal: A & L Home Improvement Jadi Solusi Hemat tapi Berkualitas
Cahaya Alami: Gratis Tapi Efeknya Mahal
Satu benang merah yang tidak bisa diabaikan: pencahayaan alami maksimal.
Desain dapur dibuat: dengan jendela besar dari lantai ke plafon, skylight, atau jendela tinggi (clerestory window). Hasilnya?
- Dapur terasa lebih luas
- Warna material keluar maksimal
- Aktivitas memasak terasa lebih sehat dan menyenangkan
Kalau ingin dapur terlihat mahal tanpa biaya tambahan, biarkan matahari bekerja.
BACA JUGA:Sinergi Kehidupan Menyingkap Era 'Home-Bot', Ketika Rumah Berdetak dengan Kecerdasan Buatan
BACA JUGA:Bukan Sekadar Gaya Hidup, Rumah Pintar Kini Jadi Kebutuhan: Ini Gadget Wajib di 2025
Kabinet Handless dan Built-In: Rapi Tanpa Ribet
Untuk menjaga kesan minimalis, desain dapur dalam video ini menghindari: gagang kabinet mencolok, peralatan yang “nongol”.
Sebagai gantinya digunakan: kabinet handless, oven dan kompor tanam, storage tersembunyi.
Tampilan dapur jadi seamless, bersih, dan tidak mudah terlihat berantakan, bahkan saat dipakai setiap hari.