DIRIMU Yang Dulu – Anggis Devaki
Dan… – Sheila On 7
Tarot – .Feast
Lesung Pipi – Raim Laode
Nina – .Feast
Bersenja Gurau – Raim Laode
Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan – Payung Teduh
Monokrom – Tulus
33x – Perunggu
Penjaga Hati – Nadhif Basalamah
Menariknya, daftar ini memperlihatkan percampuran musisi lintas generasi. Lagu-lagu lama yang kembali naik daun berdampingan dengan rilisan yang relatif baru, membuktikan bahwa kualitas dan emosi tetap menjadi kunci utama di tengah derasnya arus konten.
Lagu Viral di Luar Chart Resmi
Selain 15 besar, sejumlah lagu lain juga ramai diputar dan sering muncul di playlist viral, terutama di TikTok dan Spotify. “Mangu” dari Fourtwnty bersama Charita Utami, “Serana” milik For Revenge, hingga “Bertaut” dari Nadin Amizah kembali menemukan pendengarnya.
Lagu-lagu ini umumnya memiliki tempo santai dan lirik yang relatable, menjadikannya teman setia saat bekerja, berkendara, atau sekadar rebahan sambil menata pikiran.
Tren Musik: Sederhana, Jujur, dan Relatable
Fenomena Februari 2026 menegaskan satu hal: pendengar musik Indonesia sedang mengarah pada karya-karya yang terasa manusiawi. Musik tidak lagi sekadar hiburan, tetapi juga medium refleksi. Lagu-lagu dengan cerita personal, aransemen minimalis, dan pesan emosional kini justru memiliki daya jangkau yang lebih luas.
Jika tren ini berlanjut, musik Indonesia berpotensi semakin matang—bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari kedalaman makna yang ditawarkan kepada pendengarnya.