Sebagai ilustrasi, dengan tenor 48 bulan, konsumen perlu menyiapkan DP hampir Rp198 juta dengan cicilan mendekati Rp3,9 juta per bulan. Sementara tenor 60 bulan membutuhkan DP di atas Rp200 juta dengan cicilan sekitar Rp3,3 juta per bulan. Sebaliknya, jika DP diturunkan ke kisaran 20 persen, cicilan otomatis melonjak ke angka Rp5 jutaan per bulan atau lebih.
Pendekatan ini sengaja dirancang untuk menjaga persepsi “terjangkau”, terutama bagi pemilik LCGC yang sudah terbiasa membayar cicilan di angka rendah, namun kini menginginkan mobil yang lebih matang secara fitur dan rasa berkendara.
Upgrade Rasional untuk Pengguna Mobil Pertama
Secara keseluruhan, Tiggo Cross CSH bukan ditujukan untuk mengejar volume pasar LCGC, melainkan menarik mereka yang sudah siap melangkah ke tahap berikutnya. Ini adalah SUV hybrid untuk konsumen yang ingin irit tanpa terasa murahan, canggih tanpa terasa berlebihan, dan premium tanpa harus keluar dari logika finansial.
Dengan kombinasi performa 195 PS, torsi 225 Nm, akselerasi 0–100 km/jam dalam delapan detik, serta teknologi baterai LFP 1,8 kWh, Chery menawarkan paket yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia saat ini. Bukan sekadar mobil baru, tetapi simbol transisi dari mobil pertama menuju kendaraan yang lebih dewasa dan berkelas.