PALEMBANG, SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – Di tengah persaingan mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang makin ketat, Honda Brio 1.2 Satya E CVT 2025 tetap jadi salah satu pemain terkuat. Bukan cuma soal nama besar, tapi juga performa mesin yang di atas rata-rata kelasnya.
Untuk masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan yang mencari mobil harian irit, lincah, dan minim drama perawatan, Brio Satya E CVT masih sering masuk daftar teratas.
Tapi, apakah di 2026 ini masih layak disebut unggul dibanding kompetitor seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, atau Suzuki S-Presso? Mari kita kupas lebih dalam.
Performa Mesin: Kelebihan yang Sulit Ditandingi
Mesin 4-Silinder yang Jadi Pembeda
Honda Brio 1.2 Satya E CVT menggunakan mesin 1.200cc 4-silinder i-VTEC, mesin yang sama dengan tipe RS.
Tenaganya mencapai 90 PS dengan torsi 110 Nm.
Di kelas LCGC, ini bukan angka biasa.
Banyak kompetitor masih mengandalkan mesin 3-silinder dengan tenaga lebih kecil dan getaran lebih terasa.
Kelebihannya? Akselerasi lebih responsif, Suara mesin lebih halus, Getaran lebih minim.
BACA JUGA:Honda Brio Satya S CVT 2026 vs Toyota Agya GR 2026: Duel City Car Favorit Perkotaan
Dipadukan dengan transmisi CVT, perpindahan tenaga terasa mulus cocok untuk lalu lintas padat seperti di kawasan Simpang Polda atau pusat kota Palembang saat jam sibuk.
Desain Eksterior: Simpel Tapi Tetap Sporty
Secara tampilan, Brio Satya E CVT 2025 terlihat lebih modern.
Bagian Depan Lebih Agresif
Grill black doff bermotif honeycomb membuatnya sekilas mirip City Hatchback versi mini.
DRL sudah LED, walau lampu utama dan sein masih halogen.