Namun, HyperOS membawa arsitektur baru yang lebih fokus pada efisiensi kernel dan manajemen RAM.
Untuk pengguna yang sensitif terhadap performa, perbedaannya memang tidak ekstrem, tapi cukup signifikan dalam penggunaan jangka panjang.
Control Center: Lebih Minimalis & Rapi
Perubahan visual paling terasa ada pada Control Center.
Di MIUI 14, Control Center tampil cukup padat dengan banyak ikon dan shortcut.
Sementara di HyperOS, tampilannya lebih minimalis dan clean.
Panel notifikasi dan quick toggle kini lebih intuitif, dengan desain modern yang menyerupai ekosistem premium.
Bagi sebagian pengguna, ini terasa seperti “naik kelas”.
BACA JUGA:Xiaomi 17 Ultra: Raja Flagship 2025 yang Bikin Gadget Lovers Deg-degan!
Lock Screen Bergaya Majalah: Fitur Favorit Baru
Salah satu daya tarik HyperOS adalah fleksibilitas Lock Screen.
Konsepnya bergaya majalah, dengan:
- Jam besar artistik
- Wallpaper dinamis
- Layout teks yang bisa dikustomisasi
Pengguna bisa mengatur gaya sesuai karakter, dari minimalis hingga estetik.
Ini bukan sekadar kosmetik. Xiaomi tampaknya ingin menjadikan lock screen sebagai identitas personal pengguna.
BACA JUGA:Xiaomi Mi 11X 5G: Flagship Killer yang Tak Lekang Waktu — Masih Layak Dibeli di 2025!
Apakah Perlu Upgrade ke HyperOS?
Sebelum update, pertimbangkan beberapa hal:
Pastikan perangkat masuk daftar resmi pembaruan.
Backup data penting terlebih dahulu.