SUMEKS RADIO - Program DANA Kaget kembali menjadi perbincangan warganet. Namun hingga 20 Februari 2026, tidak ada tautan resmi yang diumumkan secara terbuka dan bisa diakses bebas oleh publik.
Fitur berbagi saldo gratis dari aplikasi dompet digital ini umumnya dibagikan secara acak oleh pengguna atau muncul dalam kampanye terbatas, seperti momen Ramadan.
Karena sistemnya berbasis kuota, link yang beredar biasanya langsung habis dalam waktu singkat dan lebih sering tersebar melalui grup WhatsApp atau Telegram.
Skema DANA Kaget sendiri dirancang sebagai fitur berbagi saldo antarpengguna.
BACA JUGA:Link DANA Kaget Terbaru 19 Februari 2026, Simak Format Resmi dan Tips Hindari Penipuan
BACA JUGA:Dana Kaget Menjelang Lebaran 2026: Benarkah Ada Saldo Gratis?
Tautan klaim tidak diumumkan secara terpusat oleh pihak DANA setiap hari, melainkan tergantung inisiatif pembuat link.
Itulah sebabnya informasi tentang “link aktif hari ini” sering kali menyesatkan, terutama jika tidak berasal dari domain resmi.
Agar tetap aman saat mencoba klaim saldo, pengguna perlu memastikan aplikasi DANA telah diperbarui ke versi terbaru dan akun dalam kondisi aktif. Tautan resmi hanya menggunakan format domain seperti https://link.dana.id/kaget?c=XXXXXX atau https://m.dana.id/kaget?c=XXXXXX.
Jika valid, link akan langsung mengarah ke aplikasi tanpa meminta PIN atau kode OTP tambahan di luar sistem resmi. Setelah masuk, cukup tekan tombol “Ambil Sekarang” apabila kuota masih tersedia, lalu cek riwayat transaksi untuk memastikan saldo sudah masuk.
BACA JUGA:Link DANA Kaget 18 Februari 2026: Benarkah Ada Saldo Gratis Hari Ini?
BACA JUGA:Jangan Sampai Saldo Raib! Tips Aman Klaim DANA Kaget Resmi
Di sisi lain, maraknya tautan palsu menjadi ancaman serius. Modus yang sering dipakai pelaku adalah meminta data pribadi, kode OTP, atau mengarahkan korban ke situs tiruan.
Nominal saldo yang dibagikan pun umumnya kecil, berkisar dari Rp1.000 hingga puluhan ribu rupiah. Jika menemukan tautan mencurigakan dengan janji saldo ratusan ribu rupiah secara instan, patut diduga sebagai penipuan.
Pengguna disarankan segera melaporkannya melalui layanan bantuan resmi DANA agar tidak semakin banyak korban.