SUMEKS RADIO - Motor listrik roda tiga niaga kini semakin banyak dipilih pelaku usaha kecil hingga jasa distribusi karena dinilai hemat biaya operasional dan ramah lingkungan.
Namun, di balik efisiensi tersebut, ada satu aspek penting yang kerap menjadi perhatian pengguna, yakni daya tahan baterai saat kendaraan dipacu membawa muatan berat.
Dalam praktiknya di lapangan, performa baterai motor listrik roda tiga akan mengalami penurunan cukup terasa ketika mengangkut beban maksimal, misalnya hingga 500 kilogram.
Jika dalam kondisi normal jarak tempuh bisa mencapai sekitar 70 hingga 90 kilometer per sekali pengisian penuh, maka saat membawa muatan penuh jarak jelajah biasanya menyusut signifikan. Rata-rata hanya mampu menempuh sekitar 40 hingga 60 kilometer, tergantung tipe kendaraan, kondisi jalan, serta pola penggunaan.
BACA JUGA:BYD Sealion 07: Mobil Listrik Masa Depan dengan Desain Futuristik dan Teknologi Canggih
Beban Berat Jadi Faktor Utama
Beban muatan menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi konsumsi energi. Semakin berat barang yang diangkut, semakin besar pula tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menggerakkan motor.
Akibatnya, energi baterai terkuras lebih cepat dan jarak tempuh berkurang sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan saat kendaraan digunakan tanpa muatan penuh.
Selain beban, kondisi medan juga berperan besar. Jalan menanjak, permukaan yang tidak rata, hingga kemacetan yang membuat kendaraan sering berhenti dan berjalan kembali, turut mempercepat pengurasan daya baterai. Kecepatan berkendara yang terlalu tinggi juga dapat memperpendek jarak tempuh karena sistem motor bekerja lebih berat.
BACA JUGA:MG S5 EV: SUV Listrik Elegan, Bertenaga, dan Ramah Lingkungan dengan Harga Mengejutkan!
Jenis Baterai Turut Menentukan
Tak hanya soal beban, jenis baterai yang digunakan juga menjadi penentu efisiensi. Baterai lithium-ion umumnya lebih unggul karena memiliki kepadatan energi lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik dibandingkan baterai timbal-asam (lead-acid). Dengan teknologi yang lebih modern, baterai lithium cenderung memberikan jarak tempuh lebih stabil meski kendaraan membawa muatan.
Namun demikian, penggunaan dengan beban berlebih secara terus-menerus tetap berisiko mempercepat penurunan performa baterai, bahkan memengaruhi usia pakai komponen listrik secara keseluruhan.
Gambaran Performa Beberapa Motor Niaga
Beberapa model motor listrik roda tiga niaga yang beredar di pasaran menunjukkan karakteristik performa yang relatif serupa.
Dalam kondisi normal tanpa beban maksimal, kendaraan niaga listrik umumnya mampu menempuh puluhan kilometer dengan sekali pengisian daya. Namun ketika digunakan untuk mengangkut beban mendekati kapasitas maksimum, jarak tempuh bisa turun menjadi sekitar 40–50 kilometer.