Meski memiliki banyak keunggulan, bahan crinkle juga memiliki sejumlah kekurangan. Salah satunya adalah potensi rasa panas ketika digunakan di bawah cuaca yang sangat terik, terutama karena sebagian bahan mengandung komposisi polyester. Selain itu, perawatan kain perlu diperhatikan agar kualitasnya tetap terjaga.
Perawatan yang dianjurkan biasanya meliputi pencucian menggunakan air dingin dan menghindari gesekan berlebih saat mencuci. Cara ini membantu menjaga tekstur kerut alami agar tidak cepat rusak atau berbulu. Tanpa perawatan yang tepat, kain berpotensi menimbulkan bau apek atau kehilangan bentuk aslinya.
Tekstur crinkle yang cenderung berkerut juga membuat sebagian orang menilai bahan ini kurang cocok digunakan untuk acara yang sangat formal. Meski demikian, untuk kegiatan santai, aktivitas harian, maupun perjalanan jauh, gamis ini tetap menjadi pilihan yang praktis dan nyaman.
Di pasaran, harga gamis crinkle premium cukup beragam. Produk ini biasanya dijual dengan kisaran harga antara Rp100.000 hingga Rp400.000, tergantung model, kualitas bahan, serta ukuran yang ditawarkan. Gamis tersebut juga tersedia dalam berbagai pilihan warna seperti hitam, putih, ungu, hingga hijau.
Ketersediaannya pun semakin luas karena dapat ditemukan di berbagai platform e-commerce. Sejumlah toko daring bahkan menawarkan promo menarik, termasuk diskon dan cicilan tanpa bunga, sehingga memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk sesuai kebutuhan.
Dengan kombinasi kenyamanan, kepraktisan, dan tampilan yang tetap rapi tanpa setrika, gamis ironless berbahan crinkle premium menjadi salah satu pilihan busana yang cocok digunakan selama perjalanan mudik. Namun, pengguna tetap disarankan memperhatikan cara perawatan agar pakaian tetap awet dan nyaman dipakai dalam jangka waktu lama.