SUMEKS RADIO - Batu Kalimaya dikenal sebagai salah satu batu mulia yang memiliki karakter unik sekaligus sensitif.
Kandungan mineralnya yang tinggi serta tingkat kekerasan di kisaran 5–6 skala Mohs membuat batu ini rentan mengalami retak jika tidak dirawat dengan benar. Oleh karena itu, diperlukan teknik perawatan khusus yang mengutamakan ketelatenan dan konsistensi.
Salah satu metode yang umum digunakan oleh para penghobi adalah teknik perendaman dan penjemuran.
Cara ini bertujuan untuk membantu memunculkan pola warna khas atau yang dikenal sebagai “jarong” secara alami tanpa merusak struktur batu.
BACA JUGA:Cara Membedakan Batu Bacan Asli dan Palsu dengan Metode Sederhana
BACA JUGA:Daftar Batu Akik Lokal Diprediksi Tetap Jadi Primadona Kolektor pada 2026
Perawatan Batu Kalimaya Jenis Susu, Teh, dan Kristal
Untuk jenis batu Kalimaya seperti susu, teh, dan kristal, perawatan dapat dimulai dengan proses perendaman menggunakan air hujan.
Batu dimasukkan ke dalam toples kaca bening, kemudian ditutup rapat untuk menjaga kestabilan kondisi di dalamnya.
Setelah itu, toples dijemur di bawah sinar matahari selama 2–3 jam setiap hari dan dilakukan selama dua hari berturut-turut.
Tahap berikutnya adalah mengganti media rendaman dengan minyak zaitun asli. Proses penjemuran tetap dilakukan dengan durasi yang sama.
BACA JUGA:Yamaha RX King Reborn 2026: Si Raja Jalanan Bangkit Lagi, Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan
BACA JUGA:Toyota Agya 2026: Fitur Keselamatan Sederhana yang Menjaga Rasa Aman di Jalanan Kota
Teknik ini diulang secara berkala hingga pola jarong mulai terlihat. Proses ini membutuhkan waktu yang bervariasi, mulai dari satu bulan hingga enam bulan tergantung kondisi batu.
Perawatan Black Opal dan Sempur
Untuk jenis Black Opal dan Sempur, metode perawatan serupa tetap digunakan dengan sedikit perbedaan pada media rendaman. Air hujan diganti dengan air kelapa hijau muda yang dipercaya mampu membantu mempercepat proses keluarnya warna.
Sementara itu, untuk batu yang sudah mencapai tahap “kembang mentari” atau sudah jadi, perawatan difokuskan pada menjaga kilau dan kestabilan batu. Caranya adalah dengan mengoleskan minyak zaitun atau minyak rambut berbahan orang-aring, kemudian memasangnya pada cincin dan digunakan secara rutin. Pemakaian harian membantu menjaga kelembapan alami batu.