Perbankan Perketat Prudential Measures di Tengah Risiko Geopolitik Global

Jumat 27-03-2026,20:55 WIB
Reporter : Sujarwo
Editor : Sujarwo

perbankan di Tanah Air.

Beberapa langkah tersebut di antaranya melalui stress test sektoral dan penguatan early warning system untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit.

BACA JUGA:BRI Aktifkan Protokol BCM — Layanan Perbankan Tetap Hidup Meski Terisolasi Akibat Banjir Bandang

Adapun stress test sektoral dilakukan pada sektor-sektor yang sensitif terhadap kenaikan biaya energi seperti transportasi, logistik, dan manufaktur.

Selain itu, lanjut Hery, perbankan juga meningkatkan disiplin penyaluran kredit melalui

pendekatan risk-based pricing, menjaga kecukupan likuiditas melalui optimalisasi rasio

liquidity coverage ratio (LCR) dan net stable funding ratio (NFSR), serta mengelola eksposur

nilai tukar secara lebih konservatif melalui strategi lindung nilai dan pengendalian posisi devisa neto.

BACA JUGA:Dollar AS Makin Perkasa! Rupiah Tertekan, Konflik AS-Iran Picu Ketidakpastian Global

“Langkah-langkah ini penting untuk memastikan fungsi intermediasi tetap berjalan optimal

tanpa mengabaikan aspek stabilitas, khususnya di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi,” tambahnya.

Dengan bauran kebijakan tersebut, industri perbankan diharapkan tetap resilien dan

mampu menopang pertumbuhan ekonomi domestik, meskipun tekanan eksternal

berpotensi meningkat dalam jangka pendek hingga menengah.

 

Kategori :