SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – BOYOLALI – Transformasi desa kini bukan sekadar wacana. Desa Banyuanyar membuktikan bahwa kolaborasi dan inovasi mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan ekonomi berbasis masyarakat. Kini, desa tersebut dikenal sebagai Banyuanyar Green Smart Village, sebuah konsep desa pintar yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan sekaligus pemberdayaan warga.
Dari Desa Biasa Jadi Percontohan Nasional
Kepala Desa Desa Banyuanyar, Komarudin, menjelaskan bahwa perubahan tidak terjadi secara instan.
BACA JUGA:Lebih dari 10 Tahun Bertahan, BRILink Agen Ohim Jadi Simpul Ekonomi Warga Perkotaan
Melalui pendekatan pentahelix kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, swasta, dan media desa ini dibangun secara bertahap dengan semangat gotong royong.
Hasilnya, lahirlah ekosistem desa yang mandiri dan terus berkembang.
Konsep Unik: One Kampung One Product (OKOP)
Salah satu kekuatan utama Desa Banyuanyar adalah konsep One Kampung One Product (OKOP).
BACA JUGA:Dari Kios Pegunungan Alor ke Jawara Nasional, Kisah BRILink Agen Ini Bikin Terharu
Setiap kampung memiliki identitas unggulan, seperti:
- Kampung Kopi
- Kampung Susu
- Kampung Madu
- Kampung Ekonomi Kreatif
- Kampung Biofarmaka
Menariknya, seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku hingga pemasaran dikelola langsung oleh masyarakat desa.
BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Peran penting juga dimainkan oleh BUMDes Kampus Kopi Banyuanyar yang mengelola berbagai unit usaha berbasis komunitas.
Direktur BUMDes, Musli, menyebut sektor wisata edukasi menjadi keunggulan desa.