Desa Pajambon Melejit! Dari Jambu Merah hingga Agrowisata, Sukses Jadi Desa BRILiaN 2026

Rabu 01-04-2026,17:08 WIB
Reporter : doddy
Editor : Sujarwo

Strategi ini terbukti efektif. Dari ribuan desa peserta, Pajambon berhasil menembus 40 besar hingga masuk 15 besar nasional Program Desa BRILiaN.

Peran BUMDes dalam Mendorong Ekonomi Terintegrasi

Penguatan ekonomi desa juga didukung oleh peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola berbagai unit usaha secara terintegrasi.

Mulai dari BUMDes Mart, pengembangan Agrowisata Pakuon, hingga program ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan, semuanya menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang saling terhubung.

BACA JUGA:Inspiratif! Desa Banyuanyar Boyolali Berubah Jadi Green Smart Village Berkat Program BRILiaN

Selain itu, layanan keuangan melalui BRILink Agen mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi,

sekaligus memperluas inklusi keuangan di tingkat desa.

Diversifikasi Usaha: Dari Jambu, Kopi hingga Peternakan

Salah satu kekuatan utama Desa Pajambon adalah diversifikasi usaha.

Komoditas jambu merah yang telah dikembangkan sejak 2008 kini tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk turunan.

BACA JUGA:Jangkau 5.245 Desa BRILiaN, BRI Tancap Gas Bangun Ekonomi Desa dari Akar Rumput

Di sektor lain, klaster peternakan domba menjadi alternatif sumber pendapatan sekaligus tabungan hidup bagi masyarakat.

Sementara itu, kopi lokal Pajambon yang terdiri dari Arabika, Robusta,

dan Tuberika turut memperkuat identitas desa sebagai penghasil produk unggulan.

Dukungan alat produksi dan akses pembiayaan seperti KUR juga mendorong peningkatan kualitas serta daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Komitmen BRI Perkuat Ekonomi Desa Nasional

Kategori :