SUMEKSRADIO - Industri video game Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional melalui karya-karya indie yang inovatif.
Kali ini, sorotan para penggemar genre horor tertuju pada sebuah judul game baru bertajuk "IMAN".
Dikembangkan dan dipublikasikan oleh studio indie lokal bernama Pondako, game ini menjanjikan pengalaman horor aksi-petualangan dengan gaya visual 2D retro yang kental.
Belakangan ini, "IMAN" ramai diperbincangkan di komunitas gamer dan forum-forum besar seperti Reddit.
BACA JUGA:Kontroversi DRM PlayStation: Mengapa Game Digital Baru Anda Punya Batas Waktu?
BACA JUGA:Hay Day 2026: Mengapa Game Tani Ini Masih Jadi Raja di App Store?
Banyak pemain yang menyandingkan atmosfer lo-fi dan konsepnya dengan mahakarya horor indie legendaris, FAITH: The Unholy Trinity.
Namun, IMAN hadir membawa identitas uniknya sendiri yang lebih segar dan menantang.
Dari segi cerita dan tema, game IMAN mengajak para pemainnya untuk menyelami misteri yang sangat gelap, mencekam, dan penuh kengerian batin.
Pemain akan mengambil peran krusial yang berfokus pada misi penyembuhan orang-orang yang kerasukan entitas jahat.
BACA JUGA:Siap-Siap Ketagihan! Totopia Bawa Konsep Party Game ke Level yang Berbeda
BACA JUGA:Dunia Kotak Makin Gila: 5 Game Roblox 2026 yang Bikin Lupa Tidur!
Sesuai dengan judul gamenya, "iman" atau keteguhan hati adalah senjata utama sekaligus tameng pertahanan yang Anda miliki untuk bertahan hidup dari segala bentuk tipu muslihat setan yang terkutuk.
Narasi tentang pergulatan spiritual, ketakutan, dan kepercayaan dikemas dalam balutan cerita yang siap membuat bulu kuduk berdiri, menghadirkan pengalaman psikologis yang dijamin tak terlupakan.
Berbicara mengenai mekanik gameplay, Pondako secara cerdas tidak hanya mengandalkan elemen kejutan atau jump scare murahan.
Mereka menyuntikkan mekanik Bullet Hell dan aksi PvE (Player versus Environment) yang membuat ritme permainan menjadi jauh lebih memacu adrenalin.
Saat pemain melakukan prosesi pengusiran setan atau mencoba membebaskan jiwa yang terperangkap dari genggaman iblis, pemain harus lincah menghindari rentetan proyektil, serangan magis, dan pola mematikan yang dilancarkan musuh.
Kombinasi antara keharusan berpikir taktis untuk bertahan dari hujanan serangan dan elemen eksplorasi horor memberikan dimensi baru.
Anda dituntut untuk memiliki refleks yang cepat sekaligus kesabaran ekstra di tengah tekanan visual yang mengintimidasi.
Secara visual dan audio, IMAN memilih jalur artistik yang berani dengan pendekatan grafis pixel art 2D ala konsol retro klasik.
Keputusan untuk menggunakan grafis bersolusi rendah ini justru menjadi nilai tambah paling kuat untuk game horor.
Dengan membatasi detail visual yang realistis, game ini secara tidak langsung memaksa imajinasi pemain untuk bekerja lebih liar—mengisi kekosongan piksel tersebut dengan wujud ketakutan dari pikiran mereka sendiri.
Desain suara yang mencekam, mulai dari alunan statis, distorsi yang janggal, hingga bisikan-bisikan misterius, membuat suasana di dalam game terasa sangat oppressive (menekan).
Saat ini, game IMAN telah memiliki halaman resminya sendiri di platform Steam.
Walaupun tanggal rilis pastinya masih berstatus "Segera Hadir" (Coming Soon), antusiasme dan rasa penasaran dari gamer tanah air maupun internasional sudah sangat terasa.
Bagi Anda pecinta game horor eksperimental yang menyukai tantangan tingkat tinggi, karya menjanjikan dari studio Pondako ini sangat wajib untuk segera dimasukkan ke dalam daftar wishlist Anda.
IMAN bukan sekadar game tentang melawan hantu, melainkan sebuah ujian keberanian yang menguji seberapa kuat "iman" Anda di dunia maya.
Mari kita dukung terus karya developer lokal agar semakin mendunia!