SUMEKSRADIO - Jika kamu sering scroll media sosial atau rajin memantau rilis terbaru di Steam belakangan ini, kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Friendslop.
Berawal dari sekadar lelucon internet dan istilah satir di tahun 2024, friendslop kini telah berevolusi menjadi salah satu genre game co-op (koperasi) paling dicintai dan mendominasi industri gaming di tahun 2025 dan 2026.
Tapi, apa sebenarnya yang membuat game dengan grafis seadanya ini bisa mengalahkan popularitas game-game AAA beranggaran raksasa?
Apa Itu Game Friendslop?
BACA JUGA:Game Masa Depan: Saat Realita dan Piksel Tak Lagi Berjarak!
BACA JUGA:Bocoran Mode Mini-Game Resident Evil Requiem: Kembalinya The Mercenaries?
Secara sederhana, Friendslop adalah sebutan untuk video game indie multiplayer dengan anggaran rendah (biasanya dibanderol di bawah harga standar, sekitar $10 hingga $20), yang sengaja dirancang dengan barrier to entry atau tingkat kesulitan masuk yang sangat rendah.
Tujuan utamanya bukan untuk menyuguhkan cerita sinematik yang mendalam, melainkan menciptakan kekacauan yang menghibur saat dimainkan bersama teman-teman (mabar).
Judul-judul fenomenal seperti Lethal Company, Content Warning, R.E.P.O., Phasmophobia, hingga Peak dan YapYap, adalah contoh nyata dari genre ini.
Mereka tidak peduli dengan grafis resolusi tinggi; mereka peduli pada seberapa keras kamu dan teman-temanmu akan berteriak dan tertawa.
BACA JUGA:Latih Skill Mencontekmu di CheatCheat, Game Paling Absurd Rilis di Steam
BACA JUGA:Siap Jadi Buronan? Kenalan Sama Game Cartel Pilots Wanted
Elemen Kunci yang Bikin Nagih
Game yang masuk dalam kategori friendslop biasanya memiliki resep rahasia yang sama.
Berikut adalah beberapa elemen inti yang membuat genre ini sangat adiktif:
- Proximity Chat (Obrolan Jarak Dekat): Ini adalah nyawa utama dari friendslop. Suara temanmu akan terdengar jauh jika karakter mereka menjauh, dan benar-benar hilang jika mereka jatuh ke jurang atau dimakan monster. Efek suara teriakan yang memudar (fading scream) sering kali menjadi sumber komedi terbaik.
- Fisika yang Janky (Kacau): Mekanik pergerakan dalam game ini sering kali sengaja dibuat sedikit licin, membal, atau tidak terduga. Kamu bisa saja terlempar hanya karena tersandung batu kecil, memicu efek domino kelucuan bagi seluruh tim.
- Gameplay Berbasis Ekstraksi atau Bertahan Hidup: Mayoritas game ini mengharuskan pemain mengumpulkan barang, memenuhi kuota, atau memanjat gunung tinggi.Objektif yang jelas ini memaksa tim untuk berkolaborasi, meskipun ujung-ujungnya sering kali berantakan karena kebodohan satu pemain.