SUMEKSRADIO-Banyak orang memilih langsung memasukkan makanan yang baru matang ke dalam kulkas dengan alasan agar lebih awet dan tidak cepat basi.
Namun, menurut ahli gizi, kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan secara langsung.
Ada alasan medis dan keamanan pangan yang perlu dipahami agar kualitas makanan tetap terjaga sekaligus menjaga performa lemari pendingin.
Secara umum, makanan yang masih mengepulkan uap memiliki suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan suhu di dalam kulkas.
BACA JUGA:Kebakaran Kabel Picu Gangguan Internet, Momen Piala Dunia Ikut Terganggu
BACA JUGA:Gamer Hemat Wajib Tahu! Game Steam Murah di Bawah Rp50 Ribu yang Layak Dibeli
Ketika makanan panas langsung dimasukkan, suhu di dalam lemari pendingin akan meningkat untuk sementara waktu.
Kondisi ini membuat mesin kulkas bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu ke tingkat normal.
Tidak hanya memengaruhi kinerja kulkas, kenaikan suhu tersebut juga dapat berdampak pada makanan lain yang sudah lebih dulu disimpan.
Produk seperti susu, daging, ikan, hingga sayuran segar membutuhkan suhu dingin yang stabil agar tetap aman dikonsumsi.
BACA JUGA:Tidur Siang Bukan Malas, Justru Baik untuk Produktivitas Sehari-hari
BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya Air Mineral dan Air Putih Biasa
Jika suhu kulkas naik akibat makanan panas, kualitas bahan makanan lain berpotensi menurun.
Ahli gizi menjelaskan bahwa makanan sebaiknya didinginkan terlebih dahulu hingga uap panasnya berkurang sebelum disimpan ke dalam kulkas.
Namun, makanan juga tidak dianjurkan dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.