BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem 28–30 Juli, Masyarakat Diminta Waspada

Rabu 29-07-2026,13:06 WIB
Reporter : Nofri
Editor : Nofri

SUMEKS RADIO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada periode 28 hingga 30 Juli.

Kondisi yang perlu diwaspadai meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang di beberapa daerah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan peta potensi cuaca ekstrem yang dirilis BMKG, sejumlah provinsi diperkirakan menghadapi risiko hujan sedang hingga lebat.

BACA JUGA:Akuntan Bukan Cuma Tukang Hitung: Kini Jadi Penyelamat Bisnis dari Kebangkrutan!

BACA JUGA:Pinjaman KUR vs Non-KUR BNI Tanpa Agunan: Mana yang Paling Menguntungkan?

Di sisi lain, beberapa wilayah juga memiliki potensi angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang, gangguan perjalanan, maupun kerusakan ringan pada bangunan yang kurang kokoh.

Wilayah seperti Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Barat, serta beberapa daerah lainnya termasuk yang masuk dalam daftar kewaspadaan selama periode tersebut.

Untuk wilayah Jawa Barat, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang selama beberapa hari berturut-turut.

Sementara itu, wilayah Banten berpotensi mengalami angin kencang, sedangkan DKI Jakarta diprakirakan berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada salah satu hari dalam periode tersebut.

BACA JUGA:Perbandingan Pinjaman KUR Rp 100 Juta: Bank BRI vs Bank Mandiri

BACA JUGA:Stadion Pakansari Resmi Siap 100 Persen! Piala AFF Tinggal Menunggu Kick-off

BMKG menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tetap dapat terjadi meskipun sebagian wilayah Indonesia sedang memasuki musim kemarau.

Dinamika atmosfer, kelembapan udara, serta faktor-faktor meteorologis lainnya masih mampu memicu pembentukan awan hujan yang berkembang menjadi hujan lebat disertai petir maupun angin kencang.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak lengah hanya karena sedang berada pada musim kemarau.

Kategori :