SUMEKS RADIO- Bagi setiap pengendara motor, keamanan di jalan dimulai dari bagian yang paling bawah menyentuh aspal, yaitu ban motor.
Ban yang baik bukan hanya yang terlihat kokoh dan tebal, melainkan yang mampu tetap menggenggam permukaan jalan dengan kuat dalam segala kondisi cuaca.
Baik saat aspal panas membara di siang hari maupun saat jalanan basah dan licin setelah hujan turun, ban yang lengket dan berdaya cengkeram kuat akan membuat kendaraan tetap stabil, mudah dikendalikan, dan aman dikendarai.
Salah satu tantangan terbesar bagi ban motor adalah perubahan suhu yang sering terjadi.
BACA JUGA:Sensasi Lari di Geopark Dunia: Mari Bergabung di Kemeriahan Ijen Geopark Run 2026
BACA JUGA:Badai Belum Berlalu! Bitcoin Uji Level Support $63.000 Saat Pasar Menanti The Fed
Saat cuaca sangat panas, permukaan aspal bisa menjadi sangat panas sehingga membuat karet ban menjadi lebih lunak dan cepat aus.
Sebaliknya, saat cuaca dingin dan hujan turun, karet yang kurang baik akan menjadi keras dan kehilangan kelenturannya, sehingga mudah tergelincir di atas air yang menggenang.
Ban motor yang dirancang untuk segala cuaca dibuat dari campuran bahan karet khusus yang tetap lentur pada suhu yang berbeda-beda.
Ia tidak menjadi terlalu lunak saat panas berlebih dan tidak menjadi keras saat suhu turun. Inilah yang membuat ban tetap terasa lengket dan menempel kuat pada permukaan jalan di segala musim.
BACA JUGA:Gadget 2026 Paling Layak Dibeli, Nomor Terakhir Bikin Penasaran!
BACA JUGA:Garuda Menggila! Indonesia Libas Kamboja 5-1 di Laga Perdana AFF 2026
Di atas jalan yang kering, daya cengkeram ban terasa langsung saat kita mempercepat laju, mengerem, maupun saat berbelok.
Ban yang lengket akan menahan roda agar tidak berputar seluncur, sehingga tenaga mesin tersalurkan sempurna ke jalanan.
Saat hujan turun dan jalan menjadi basah, alur pada permukaan ban berfungsi membuang air ke samping agar lapisan air tidak memisahkan ban dari aspal.