Model ini juga menawarkan konfigurasi penggerak roda belakang yang menjadi ciri khas BMW pada masanya.
Mesin empat silinder 1,8 liter pada 318i memberikan tenaga yang cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Selain itu, transmisi manual lima percepatan pada sejumlah unit memberikan pengalaman berkendara yang lebih langsung.
Nilai lainnya terletak pada komunitas dan dunia mobil klasik.
E30 memiliki sejarah panjang sehingga kendaraan dengan kondisi orisinal atau restorasi yang baik dapat memiliki daya tarik tersendiri di pasar kolektor.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Usia menjadi tantangan terbesar ketika membeli BMW E30 saat ini.
Unit yang tidak dirawat dengan baik berpotensi membutuhkan perbaikan pada berbagai bagian kendaraan.
Mesin M40 juga menggunakan timing belt.
Karena itu, riwayat penggantian komponen tersebut perlu diperhatikan.
Sistem pendingin, seal, selang, kaki-kaki serta kelistrikan juga sebaiknya diperiksa sebelum transaksi.
Harga murah tidak selalu berarti biaya kepemilikan rendah.
BMW E30 dengan harga puluhan juta rupiah bisa membutuhkan anggaran tambahan apabila kondisinya kurang baik.
Sebaliknya, unit yang terawat atau telah direstorasi dapat ditawarkan dengan harga jauh lebih tinggi.
Dengan karakter klasik, penggerak roda belakang dan pilihan mesin yang beragam, BMW E30 masih memiliki daya tarik di pasar mobil bekas.
Namun, calon pembeli perlu menilai kondisi kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya melihat harga dan tampilan luar.