Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan AM dan PM yang Masih Sering Membingungkan
Jangan salah membedakan antara PM dan AM!--
SUMEKS RADIO - Di era digital seperti sekarang, masyarakat kerap menemukan format waktu yang menggunakan istilah AM dan PM.
Penulisan ini biasanya muncul pada ponsel, komputer, aplikasi kalender, tiket perjalanan, hingga jadwal penerbangan internasional.
Meski sering dijumpai, ternyata masih banyak orang yang belum memahami perbedaan AM dan PM secara tepat.
Tidak sedikit pula yang masih keliru ketika mengatur alarm di telepon genggam, membaca jadwal rapat daring, atau mengecek waktu keberangkatan transportasi yang menggunakan format 12 jam.
AM merupakan singkatan dari bahasa Latin Ante Meridiem yang berarti "sebelum tengah hari".
BACA JUGA:Saatnya Berdamai dengan Masa Lalu, Ini Panduan Move On yang Mudah Dilakukan
BACA JUGA:MBG Ikut Libur! Berikut Ketentuan Lengkap yang Wajib Dipahami
Penanda waktu ini digunakan mulai pukul 12.00 malam atau pukul 00.00 hingga pukul 11.59 siang.
Sebagai contoh, pukul 06.00 AM berarti pukul enam pagi, sedangkan pukul 10.00 AM menunjukkan pukul sepuluh pagi.
Seluruh aktivitas yang dilakukan sejak tengah malam, dini hari, hingga menjelang siang termasuk ke dalam rentang waktu AM.
Sementara itu, PM berasal dari istilah Latin Post Meridiem yang memiliki arti "setelah tengah hari".
Penanda PM digunakan untuk rentang waktu mulai pukul 12.00 siang hingga pukul 11.59 malam.
Sebagai contoh, pukul 03.00 PM berarti pukul tiga sore dan pukul 09.00 PM menunjukkan pukul sembilan malam.
Waktu siang, sore, hingga menjelang pergantian hari seluruhnya berada dalam kategori PM.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah ketika menentukan waktu pada pukul 12.00.
BACA JUGA:Sambut Hari Ayah Sedunia, Berikan 10 Kado Ini Sebagai Bentuk Cinta dan Terima Kasih
BACA JUGA:Ini 6 Jenis Akuntan yang Wajib Anda Tahu!
Banyak orang mengira bahwa 12.00 AM menunjukkan waktu siang, padahal sebenarnya 12.00 AM berarti pukul 00.00 atau tengah malam.
Sebaliknya, 12.00 PM merujuk pada pukul 12.00 siang.
Kekeliruan ini sering menyebabkan kesalahan dalam membuat janji, memasang alarm, mengikuti agenda tertentu, hingga salah menentukan jadwal keberangkatan dan kedatangan.
Sistem AM dan PM sendiri berkembang karena kebutuhan manusia untuk membagi satu hari menjadi dua periode, yaitu sebelum dan sesudah tengah hari.
Sistem 12 jam ini banyak digunakan di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Kanada.
Di Indonesia, sistem 24 jam memang lebih umum digunakan, tetapi format AM dan PM tetap sering ditemui karena pengaruh teknologi dan komunikasi global, terutama pada perangkat elektronik, aplikasi digital, dan layanan yang terhubung dengan sistem internasional.
BACA JUGA:Ini Alasan Kenapa Bisnis Anda Bakal Bangkrut Tanpa Akuntan!
BACA JUGA:Bukan Cuma Hitung Duit! Ini Bocoran Materi Kuliah Akuntansi yang Wajib Kamu Tahu
Untuk mempermudah mengingat perbedaannya, masyarakat dapat menggunakan cara sederhana.
Huruf "A" pada AM dapat dihubungkan dengan kata "awal" karena digunakan sejak tengah malam hingga menjelang siang.
Sedangkan huruf "P" pada PM dapat diingat sebagai "pasca siang" atau waktu setelah tengah hari hingga malam.
Memahami perbedaan AM dan PM menjadi hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman yang benar dapat membantu seseorang membaca jadwal perjalanan, menghadiri rapat daring, mengatur pengingat pada perangkat elektronik, hingga menghindari kesalahan waktu dalam berbagai aktivitas.
Dengan mengetahui arti, fungsi, dan contoh penggunaannya, masyarakat tidak perlu lagi bingung saat melihat format jam 12 jam dan dapat mengatur waktu secara lebih tepat di era digital yang serba terhubung saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: