USD Stabil, Yen Terbang! Pasar Tunggu Sikap The Fed, CNY Tembus 6,90 Jelang Imlek
USD Stabil, Yen Terbang! Pasar Tunggu Sikap The Fed, CNY Tembus 6,90 Jelang Imlek.gbr.sumeksradio--
PALEMBANG, SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – Pergerakan mata uang global semalam terpantau dinamis. USD diperdagangkan relatif stabil, sementara JPY melanjutkan penguatannya untuk sesi keempat berturut-turut. Pelaku pasar global kini menilai kecil kemungkinan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Maret mendatang.
Namun di sisi lain, manajer hedge fund ternama, David Einhorn, justru bertaruh bahwa The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh berpotensi memangkas suku bunga jauh lebih besar dari ekspektasi pasar saat ini.
BACA JUGA:USD Goyang Usai Data Tenaga Kerja AS, Yen & Aussie Menguat! Rupiah Siap Tertekan Lagi?
Perbedaan pandangan ini membuat pasar valuta asing bergerak hati-hati.
JPY Tembus 153 per USD, Sentimen Politik Jepang Menguat
JPY menguat menembus level 153 per USD, menguat sekitar 3 persen dalam sepekan terakhir.
Penguatan ini didorong intervensi verbal pemerintah Tokyo serta optimisme terhadap kebijakan fiskal Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.
Diplomat mata uang Jepang, Atsushi Mimura, menegaskan pemerintah tetap waspada terhadap volatilitas pasar meski yen sedang dalam tren positif.
Bagi pelaku usaha di Sumatera Selatan, terutama importir alat berat dan elektronik dari Jepang, penguatan yen bisa berdampak pada kenaikan biaya pembelian.
Kurs JPY di pasar domestik tercatat di kisaran Rp109,45 (buy) dan Rp109,97 (sell).
BACA JUGA:USD Tertahan, Rupiah Tertekan! Data Ritel AS Mengejutkan, BI Buka Peluang Pangkas Suku Bunga
CNY Tembus 6,90, Sentimen Imlek dan Permintaan Korporasi
Di Asia, CNY menguat menembus level psikologis 6,90 per USD—pertama kali dalam 33 bulan terakhir.
Penguatan ini dipicu permintaan korporasi menjelang Tahun Baru Imlek serta membaiknya sentimen terhadap aset China.
Untuk pedagang di kawasan 16 Ilir Palembang yang banyak mengimpor barang dari Tiongkok, penguatan yuan bisa berdampak pada harga pokok barang menjelang musim ramai Imlek.
Kurs domestik mencatat CNY di kisaran Rp2.427 (buy) dan Rp2.442 (sell).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: