Minyak Anjlok, Rupiah Melemah! BI & Bank Sentral Dunia Kompak Perketat Kebijakan
Minyak Anjlok, Rupiah Melemah! BI & Bank Sentral Dunia Kompak Perketat Kebijakan.gbr.net--
SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – PALEMBANG. Pergerakan pasar global kembali menunjukkan dinamika tinggi. Harga minyak dunia tercatat turun tajam, sementara nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan di tengah berbagai kebijakan moneter baru dari bank sentral global, termasuk Bank Indonesia dan Reserve Bank of Australia.
Kombinasi sentimen geopolitik dan kebijakan ekonomi ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Harga Minyak Turun, Harapan Damai Mulai Muncul
Harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan hingga lebih dari 6%, seiring munculnya optimisme bahwa konflik di Timur Tengah dapat segera mereda.
BACA JUGA:11 Game Penghasil Saldo DANA dan Dollar Gratis 2026, Cukup Main di HP
Penurunan ini menjadi angin segar bagi pasar global karena:
- Mengurangi tekanan inflasi
- Menurunkan biaya energi global
- Memberi ruang bagi stabilitas ekonomi
Namun, kondisi ini masih bersifat sementara karena ketidakpastian geopolitik masih tinggi.
BACA JUGA:USD Melemah Usai Data Tenaga Kerja Negatif, Namun Tetap Kokoh di Tengah Konflik Timur Tengah
Kebijakan Baru Bank Indonesia Berlaku April 2026
Bank Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian sejumlah threshold transaksi valas yang akan mulai berlaku pada April 2026.
Beberapa perubahan penting meliputi:
Batas kewajiban dokumen transfer luar negeri diturunkan dari USD 100 ribu menjadi USD 50 ribu per bulan
BACA JUGA:USD Sentuh Level Terkuat 5 Minggu, Minyak Lonjak 10% Imbas Konflik Timur Tengah
Threshold pembelian valas tunai juga diturunkan ke USD 50 ribu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: