Dolar AS Menguat! Update Kurs Rupiah Hari Ini, Harga Minyak dan Emas Picu Gejolak Pasar Global

Dolar AS Menguat! Update Kurs Rupiah Hari Ini, Harga Minyak dan Emas Picu Gejolak Pasar Global

Dolar AS Menguat! Update Kurs Rupiah Hari Ini, Harga Minyak dan Emas Picu Gejolak Pasar Global.gbr.sumeks radio--

Dolar AS Menguat! Update Kurs Rupiah Hari Ini, Harga Minyak dan Emas Jadi Sorotan

SUMEKSRADIO.DISWAY.ID – Pergerakan kurs rupiah hari ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah dolar Amerika Serikat menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang dunia. Penguatan ini dipicu oleh data inflasi terbaru dari Amerika Serikat yang mempengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga global.

Para investor kini memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve, kemungkinan hanya akan melakukan satu kali pemotongan suku bunga sepanjang tahun ini.

BACA JUGA:Dolar AS Melemah Usai Pernyataan Donald Trump soal Konflik Iran, Harga Minyak Turun dan Pasar Saham Menguat

Ekspektasi tersebut membuat dolar AS semakin menarik di pasar valuta asing karena kebijakan moneter Amerika diperkirakan tetap relatif ketat.

Akibatnya, mata uang negara berkembang termasuk rupiah menghadapi tekanan meskipun masih berada dalam kisaran stabil.

Harga Minyak Dunia Tinggi, Risiko Inflasi Global Meningkat

Di sektor energi, pasar global juga dipengaruhi oleh kebijakan pelepasan cadangan minyak.

BACA JUGA:Dolar AS Menguat di Tengah Ketegangan di Timur Tengah, Harga Emas Mengalami Penyesuaian Signifikan pada Kamis

Pemerintah Canada meminta perusahaan energi domestik untuk meningkatkan pasokan minyak guna membantu rencana International Energy Agency menambah sekitar 400 juta barel minyak ke pasar internasional.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi menekan lonjakan harga energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi global.

BACA JUGA:Dolar AS Melemah Usai Isu Perdamaian Iran–AS, Euro Menguat dan Pasar Global Mulai Tenang

Saat ini harga minyak mentah dunia tercatat sekitar US$91,90 per barel, level yang masih cukup tinggi dan berpotensi memicu tekanan inflasi di banyak negara.

Selain faktor ekonomi, ketegangan geopolitik juga mempengaruhi harga energi, terutama terkait dinamika politik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan negara seperti Iran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait