Hobi Makan Es Batu? Waspadai Risiko Anemia yang Jarang Disadari

Hobi Makan Es Batu? Waspadai Risiko Anemia yang Jarang Disadari

Suka makan es batu? Mungkin tanda tubuh Anda mengalami Anemia!!--

SUMEKS RADIO - Kebiasaan mengunyah atau bahkan mengonsumsi es batu memang sering dianggap hal yang biasa.

Sebagian orang melakukannya karena merasa segar, sementara yang lain mengaku tidak bisa berhenti mengunyah es batu setiap hari.

Namun, jika kebiasaan tersebut terjadi secara berulang tanpa alasan yang jelas, kondisi ini patut diwaspadai karena dapat menjadi salah satu tanda tubuh mengalami anemia, terutama anemia akibat kekurangan zat besi.

Dalam dunia medis, keinginan kuat untuk mengonsumsi benda yang bukan makanan atau memiliki tekstur tertentu dikenal sebagai pica.

Salah satu bentuk pica yang paling sering ditemukan adalah pagophagia, yaitu dorongan untuk mengunyah atau memakan es batu secara terus-menerus.

Meski terlihat tidak berbahaya, kebiasaan ini ternyata sering dikaitkan dengan rendahnya kadar zat besi dalam tubuh.

BACA JUGA:Lindungi Penglihatan Anda, Ini Cara Mudah Mengurangi Risiko Mata Minus

BACA JUGA:Hubungan Terlihat Baik, Tapi Mengapa Terus Menyakitkan? Ini Jawabannya

1. Mengapa Penderita Anemia Sering Mengunyah Es Batu?

Para ahli belum mengetahui secara pasti mengapa kekurangan zat besi dapat memicu keinginan mengunyah es batu.

Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah es batu dapat memberikan efek meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi sementara pada penderita anemia.

Ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi hemoglobin menjadi berkurang.

Akibatnya, pasokan oksigen ke berbagai organ, termasuk otak, ikut menurun.

Mengunyah es batu diduga memberikan rangsangan yang membuat otak terasa lebih segar sehingga penderita merasa lebih berenergi meski hanya sementara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: