Media teknologi The Elec melaporkan bahwa smartphone ini akan diperkenalkan pada kuartal III-2025, yaitu sekitar bulan Juli hingga September.
Namun, Lanzuk mengklaim bahwa ponsel ini baru akan dirilis secara resmi pada Januari 2026.
Dengan demikian, kemungkinan besar perangkat ini akan diumumkan terlebih dahulu sebelum akhirnya tersedia untuk pasar global.
Untuk produksinya sendiri, kabarnya Samsung akan mulai memproduksi ponsel layar lipat tiga ini pada kuartal II-2025, tepatnya sekitar April hingga Juni.
Target awal produksi disebut mencapai 200.000 unit, yang menunjukkan bahwa Samsung ingin menguji pasar sebelum meningkatkan kapasitas produksinya.
BACA JUGA:Ini Dia! Review Kamera HP Gaming Infinix: Apakah Bisa Diandalkan?
BACA JUGA:Samsung Galaxy S25 Edge: Ponsel Ultra Tipis dengan Plus Minus yang Perlu Diketahui
Spesifikasi Layar dan Desain Inovatif
Salah satu daya tarik utama dari Galaxy G Fold adalah ukuran layarnya yang diklaim mencapai 9,96 inci saat dibentangkan, dengan tinggi sekitar 6,54 inci.
Jika benar demikian, ini akan menjadi salah satu smartphone dengan layar terbesar yang pernah dibuat Samsung.
Dengan ukuran ini, Galaxy G Fold bisa menawarkan pengalaman pengguna yang lebih mendekati tablet, tetapi tetap memiliki fleksibilitas sebagai smartphone.
Konsep lipatan yang digunakan juga menjadi sorotan.
BACA JUGA:Samsung Perpanjang Update OS hingga 7 Tahun: Standar Baru di Dunia Smartphone
Berbeda dengan Huawei Mate XT yang dilipat secara bertahap dalam bentuk zig-zag, Galaxy G Fold didesain agar dapat dilipat dari kedua sisi, baik ke dalam maupun ke luar.
Teknologi lipatan ini memungkinkan pengguna untuk memiliki lebih banyak opsi dalam menggunakan perangkat, baik dalam mode ponsel biasa maupun mode layar penuh.