Jika memungkinkan, manfaatkan waktu siang hari untuk tidur sejenak (power nap) selama 15-30 menit agar tubuh tetap segar.
4. Tetap Beraktivitas Fisik
Banyak orang mengurangi aktivitas fisik selama bulan Ramadhan dengan alasan takut merasa lemas atau kelelahan.
BACA JUGA:Pentingnya Makanan Sehat untuk Kecerdasan Otak Anak
BACA JUGA:Olahraga Setelah Berbuka: Waktu Ideal untuk Memulihkan Energi Saat Ramadan
Padahal, olahraga ringan tetap penting untuk menjaga kebugaran tubuh.
Pilihlah aktivitas fisik yang tidak terlalu berat, seperti jalan santai, yoga, atau stretching selama 30 menit setelah berbuka atau sebelum sahur.
Olahraga yang dilakukan dengan benar dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mencegah penumpukan lemak akibat perubahan pola makan selama Ramadhan.
5. Mengelola Stres dan Kesehatan Mental
Selain menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu diperhatikan selama bulan Ramadhan.
BACA JUGA:Menjaga Kebugaran Saat Puasa: Waktu Terbaik Berolahraga Menjelang Berbuka
BACA JUGA:Rahasia Kandungan Telur Ayam Kampung dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Perubahan rutinitas, rasa lelah, dan kurang tidur dapat menyebabkan stres dan ketidakseimbangan emosi.
Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga ketenangan pikiran dengan melakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.
Berbuka bersama dengan orang terdekat juga dapat meningkatkan kebahagiaan dan mempererat hubungan sosial.
Menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan bukan hanya tentang mengatur pola makan dan tidur, tetapi juga memperhatikan keseimbangan fisik dan mental.