Vitamin B6 dalam kurma berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif dan membantu produksi hormon serotonin serta norepinefrin, yang berpengaruh terhadap suasana hati dan tingkat stres.
Kandungan antioksidan dalam kurma, seperti flavonoid dan karotenoid, juga dapat melindungi otak dari peradangan dan penuaan dini.
BACA JUGA:Pentingnya Konsumsi Makanan Bergizi Saat Berpuasa
BACA JUGA:Menjaga Kesehatan Selama Ramadan: Kunci Puasa yang Lancar dan Optimal
Oleh karena itu, mengonsumsi kurma saat berbuka tidak hanya memberikan energi tetapi juga membantu menjaga fokus dan konsentrasi selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.
5. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kurma memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan jantung karena kandungan kalium dan seratnya.
Kalium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sementara serat dalam kurma dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Selain itu, antioksidan dalam kurma juga berperan dalam melawan peradangan yang dapat memicu penyakit jantung.
Dengan rutin mengonsumsi kurma saat berbuka, risiko penyakit kardiovaskular dapat berkurang.
BACA JUGA:Peran Sayuran dan Buah dalam Menjaga Kesehatan Selama Puasa
BACA JUGA:Menjaga Hidrasi Tubuh Saat Puasa: Kunci Tetap Segar dan Berenergi
6. Membantu Mengontrol Nafsu Makan
Salah satu tantangan saat berbuka puasa adalah mengendalikan nafsu makan agar tidak berlebihan.
Kurma dapat membantu mengontrol porsi makan karena kandungan seratnya yang tinggi.
Dengan mengonsumsi beberapa butir kurma sebelum makan utama, perut akan terasa lebih kenyang, sehingga mengurangi risiko makan berlebihan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.