Qlola memberikan solusi transaksi finansial yang terintegrasi, mendukung efisiensi operasional perusahaan dalam satu ekosistem digital BRI.
Sumber Daya Manusia sebagai Pilar Utama
Dalam membangun organisasi yang tangguh, Hery menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia. Bagi BRI, human capital adalah aset strategis.
BACA JUGA:BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kamandalu Ashitaba Menembus Pasar Internasional
BACA JUGA:BRI Salurkan KUR Rp42,23 Triliun: Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan Nasional
Penempatan talenta terbaik pada posisi yang tepat menjadi kunci dalam mempercepat transformasi.
“Human capital menjadi fokus manajemen baru.
Kami menempatkan the right man in the right place.
Bahkan, pengembangan SDM dilakukan tidak hanya di dalam negeri, tapi juga lewat pendidikan lanjutan di sekolah bisnis internasional,” ujarnya.
Manajemen Risiko yang Adaptif
Di sisi lain, manajemen risiko yang tepat menjadi fondasi tak terpisahkan dari ekspansi BRI.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Terkesima Efisiensi Drone Pertanian: Tanam 25 Hektare Hanya dalam Sehari
BACA JUGA:Presiden Prabowo Tanam Padi dengan Drone di Sumsel, Dorong Swasembada hingga Lumbung Pangan Dunia
Hery menekankan bahwa risk management bukanlah penghalang, melainkan alat bantu untuk memahami dan mengelola risiko secara cerdas.
“Manajemen risiko harus menjadi jembatan untuk tumbuh secara sehat, bukan sekadar fungsi kontrol,” tegasnya.
Dengan pendekatan yang seimbang antara ekspansi dan mitigasi risiko, BRI memastikan pertumbuhannya tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian (prudential banking).