Batu Akik Langka Diproyeksi Tetap Mahal Sepanjang 2026, Kolektor Masih Berburu

Jumat 23-01-2026,22:49 WIB
Reporter : Rian Sumeks
Editor : Rian Sumeks

Lumut Suliki dari Sumatera Barat diperkirakan mengalami kebangkitan tren. Karakter pola lumut alami yang eksotis menjadikannya alternatif menarik di tengah kejenuhan pasar batu konvensional.


Faktor Pendorong Kenaikan Harga di 2026

Kenaikan nilai batu akik pada 2026 tidak terlepas dari permintaan global yang terus tumbuh.

Batu ruby berkualitas tinggi, misalnya, dilaporkan diminati pasar Timur Tengah dan Asia Timur, dengan harga yang bisa menembus miliaran rupiah per karat untuk kelas super premium.

Selain itu, Giok (Jade/Jadeite) dinilai memiliki daya tahan harga yang kuat.

Batu ini dipercaya melambangkan kesejahteraan dan perlindungan, sehingga permintaannya relatif stabil meski kondisi ekonomi berfluktuasi.

BACA JUGA:Saya Cek Langsung Toyota Rush GR Sport Manual 2026: Ternyata Bedanya Tipis, Tapi Tetap Dicari

BACA JUGA:Akhirnya Jelas! Begini Skema Kerja PPPK Paruh Waktu 2026, Benarkah Gaji Tetap Aman?

Dengan kombinasi kelangkaan alam, persepsi nilai spiritual, dan orientasi investasi, batu akik diperkirakan tetap menjadi aset alternatif bernilai tinggi sepanjang 2026.

Kategori :